
Kapolda Sumbar Irjen Gatot Tri Suryanta memimpin salat jenazah 24 korban bencana alam di Sumbar pada Rabu (10/12). Puluhan korban itu dimaksamkan secara massal. (Polri)
JawaPos.com - Sampai hari ini (10/12), jumlah korban meninggal pasca bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar) sebanyak 238 orang. Dari angka tersebut, 24 diantaranya tanpa identitas. Sehingga puluhan jenazah tersebut disalatkan di Masjid Syekh Al Minangkabawi.
Kapolda Sumbar Irjen Gatot Tri Suryanta memimpin langsung salat jenazah tersebut. Jenderal bintang dua Polri tersebut tampak sedih dan ikut terharu saat menyalatkan dan mendoakan para korban. Suasana haru kian terasa lantaran hujan terus turun selama salat jenazah berlangsung.
Dengan berbagai pertimbangan, pemangku kewenangan di Sumbar memutuskan memakamkan puluhan korban itu meski identitas mereka belum diketahui. Sebagai penanda, pihak kepolisian menuliskan nomor dan asal daerah pada nisan masing-masing korban.
Hal itu dilakukan dengan tujuannya untuk memastikan masyarakat Sumbar yang merasa kehilangan keluarganya pasca bencana alam 2 pekan lalu punya kesempatan untuk mencari tahu dan mendapat informasi yang valid. Sebab, hingga saat ini penanggulangan pasca bencana masih berlangsung.
"Hingga Kamis siang, korban meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor berjumlah 238 jiwa. Dari angka itu, sebanyak 24 orang tidak diketahui identitasnya,” kata Irjen Gatot usai memimpin salat jenazah.
Menurut Gatot, Tim Disaster Victim Identification (DVI) dari Polda Sumbar maupun bantuan dari Mabes Polri sudah berusaha sebaik mungkin dengan melakukan berbagai upaya, termasuk pencocokan visual dan pengambilan sampel DNA. Namun demikian, identitas 24 korban tersebut belum terungkap.
”Bagi masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya, silakan datang ke posko DVI terdekat untuk melapor,” kata dia.
Tidak hanya itu, Polri juga membuka layanan pengaduan melalui nomor telepon 110 agar warga lebih mudah melapor. Dia pun merinci, dari 24 korban tersebut sebanyak 17 orang berasal dari Agam, 6 dari Padang Pariaman, dan 1 lainnya berasal dari Padang Panjang.
Puluhan korban itu dimakamkan secara massal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bungus, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang. Gatot memastikan bahwa jika nanti ada keluarga yang DNA-nya cocok, pemindahan jenazah ke tempat lain akan diizinkan dan difasilitasi.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
