Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 Desember 2025, 04.26 WIB

Bisa Layani 2 Desa, Dapur Umum Dibangun di Wilayah Terisolir Akibar Banjir Bandang Tapanuli Tengah

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDI Perjuangan DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth meninjau langsung Tapanuli Tengah. (Istimewa) - Image

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDI Perjuangan DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth meninjau langsung Tapanuli Tengah. (Istimewa)

JawaPos.com - Fasilitas dapur umum dinilai menjadi aspek yang sangat dibutuhkan oleh pengungsi banjir bandang di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Sebab, di lokasi tersebut masih sangat minim dapur umum untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDI Perjuangan DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth meninjau langsung Tapanuli Tengah. Menurutnya, kondisi di Tapanuli Tengah masih mengkhawatirkan.

"Kami dari BAGUNA PDI Perjuangan DKI Jakarta menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas musibah bencana yang menimpa warga di Tapanuli Tengah. Dari pemantauan langsung di lapangan, situasinya masih sangat memprihatinkan. Banyak warga kehilangan tempat tinggal, akses jalan terputus, dan kebutuhan dasar belum terpenuhi optimal," ujar Kenneth di Desa Simarpinggan, Tapanuli Tengah, Sumut, Kamis (11/12).

Untuk membantu warga, BAGUNA PDI Perjuangan DKI Jakarta memutuskan membangun dapur umum di Posko SD Simarpinggan, Desa Simarpinggan, Kecamatan Kolang. Titik ini dianggap sangat membutuhkan karena masih terisolasi.

"Desa ini sulit dijangkau. Karena itu, kami menetapkan lokasi posko di sini agar dapur umum dapat melayani dua desa yang terdampak," jelasnya.

Pembangunan dapur umum juga berdasarkan aspirasi pengungsi. Melalui dapur ini diharapkan bisa menyediakan makanan siap saji mulai dari sarapan, makan siang, hingga makan malam. Dapur umum BAGUNA PDI Perjuangan DKI Jakarta ini juga menyediakan snack, susu, teh, dan kopi yang bisa diakses masyarakat selama 24 jam.

Selain itu, bantuan khusus untuk bayi dan anak sekolah turut disalurkan. Perlengkapan kerja seperti sekop dan cangkul juga diserahkan kepada warga untuk membantu membersihkan rumah dari lumpur. Tak hanya itu, fasilitas cek kesehatan gratis disediakan bagi korban bencana yang membutuhkan.

"Kami juga membawa obat-obatan. Jika nanti ada warga yang sakit dan memerlukan penanganan lebih lanjut, kami siap berkoordinasi dengan pihak Bupati," sambung Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta itu.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore