Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Desember 2025, 06.28 WIB

Gunakan Resep Rahmah el Yunusiyyah, Ponpes Diniyyah Puteri Siap Kirim 1 Ton Rendang untuk Korban Banjir Bandang di Aceh dan Sumut

Proses memasak rendang Ponpes Diniyyah Puteri di Padang Panjang pada Sabtu (13/12). (Istimewa)

JawaPos.com - Rendang selama ini dikenal sebagai makanan tahan lama dan kerap dikirimkan ke lokasi bencana. Kendati Sumatera Barat (Sumbar) menjadi salah satu provinsi yang terdampak banjir bandang di Pulau Sumatera, tetapi masyarakatnya masih bisa berkirim rendang untuk para korban bencana.

Buktinya, Pondok Pesantren (Ponpes) Diniyyah Puteri, Padang Panjang, Sumbar yang didirikan pahlawan nasional Rahmah el Yunusiyyah bakal mengirimkan 1 ton rendang untuk para penyinta bencana banjir bandang di Sumatera. Lebih menariknya lagi, rendang yang dikirim itu dimasak dengan memakai resep peninggalan Rahmah el Yunusiyyah. 

Tidak kalah lagi, produksi 1 rendang itu melibatkan pesantren tua asal Sumbar lainnya. Yaitu, Ponpes Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Canduang dan Pesantren Hamka Maninjau, Diniyyah Wafa Care, dan Baitul Maal Merapi Marbabu. Selain itu juga melibatkan Bundo Kanduang, Bukit Surungan dari Padang Panjang. 

"Rendang itu segera dikirim ke Aceh dan Sumut," ujar Fauzia Fauzan selaku pimpinan Diniyyah Puteri di Padang Panjang pada Sabtu (13/12).

Dalam produksi rendang 1 ton ini puluhan santri Diniyah Puteri bersama guru dan para bundo kandung terlihat sibuk memasak rendang pada Sabtu (3/12). Mereka duduk di depan kuali berjam-jam. Api yang menyala terus menyelesaikan tugasnya sampai rendang masak. Satu kuali kira-kira berisi 5 kg rendang. Ada 20 tungku. Satu ton bisa selesai dimasak selama dua hari. 

Untuk satu kilogram daging jika diolah jadi rendang, diperlukan lima butir kelapa. Kelapa yang dipakai pun tidak sembarangan, mesti kelapa terbaik. Rendang itu dibuat sesuai resep Rahmah Yunisiyyah. Resep itu sijaga selama empat generasi. Rahmah yang baru diberi gelar pahlawan nasional pada era Presiden Prabowo Subianto itu semasa hidup dikenal juga ahli memasak. Dia bisa membuat 42 macam sambalado.

Rendang itu segera dikirim ke Aceh dan Sumut. Hal serupa juga dilakukan sejumlah pihak dari Payakumbuh dan para perantau Sumatera di Pulau Jawa beberapa hari lalu. Meski terkena bencana, tetapi Sumbar tetap bisa memasak rendang untuk saudara-saudaranya yang terkena musibah di Sumut dan Aceh.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore