Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Desember 2025, 23.06 WIB

Ketua PSI Tapsel: 2 dari 9 Korban Hilang di Kecamatan Sangkunur Tapsel Belum Ditemukan

Relawan PSI Tapanuli Selatan menyalurkan bantuan untuk korban banjir bandang. (Dok. PSI)

JawaPos.com - Penyaluran bantuan untuk lokasi terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut) masih terkendala jalan yang terputus karena tertimpa longsor. Akibatnya, para relawan yang mengantarkan bantuan menghadapi banyak kendala. 

Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tapanuli Selatan Stephen Yordan mengatakan, pihaknya dalam menyalurkan bantuan masih memfokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga. Selama ini kebutuhan itumasih sangat terbatas diakses. Tepatnya di Kecamatan Sangkunur.

“Medan jalan menuju lokasi sangat sulit. Di sana banyak rumah tertimbun longsor dengan korban jiwa sembilan orang, di mana dua orang masih belum ditemukan,” kata Stephen Yordan kepada wartawan, Minggu (14/12). 

Stephen mengungkapkan, hingga kini masih terdapat kampung yang terisolasi akibat longsor, salah satunya Desa Huta Tongah, Kecamatan Sangkunur. Akses jalan menuju wilayah tersebut terputus karena tertimbun longsor setebal sekitar tujuh meter dengan panjang mencapai 200 meter.

Dia menambahkan, kebutuhan mendesak warga masih belum terpenuhi secara optimal, khususnya bantuan sembako di Desa Huta Tongah, Dolok Kampung Baru, dan Pasir Bidang. “Di sana terdapat kurang lebih 288 kepala keluarga,” jelas Stephen. 

Selain di Sangkunur, posko PSI Tapanuli Selatan juga mendistribusikan pakaian, seragam sekolah, dan sepatu bagi warga di Batang Toru. Bantuan sembako dan selimut turut diserahkan kepada Camat Sipirok, Safruddin Perwira, serta warga di Kecamatan Sipirok.

Ke depan, Stephen menyampaikan, posko PSI Tapanuli Selatan berencana membangun dapur umum guna memastikan kebutuhan pangan warga terdampak bencana dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore