Logo JawaPos
Author avatar - Image
16 Desember 2025, 15.52 WIB

Viral Truk Angkut Kayu Gelondongan Pasca Banjir di Sumut Digulingkan Massa, Netizen: Kok Bisa Lolos?

Sebuah truk pengangkut kayu gelondongan tampak dicegat dan digulingkan massa saat melintas setelah terjadinya banjir bandang di Ajibata dan Parapat, Sumatera Utara. (Instagram @lambe_turah) - Image

Sebuah truk pengangkut kayu gelondongan tampak dicegat dan digulingkan massa saat melintas setelah terjadinya banjir bandang di Ajibata dan Parapat, Sumatera Utara. (Instagram @lambe_turah)

JawaPos.com - Sebuah truk yang diduga sebagai pengangkut kayu gelondongan tampak dicegat dan digulingkan massa saat melintas di Ajibata dan Parapat, Sumatera Utara setelah banjir bandang.

Momen ini diunggah oleh akun Instagram @lambe_turah dan viral di media sosial.

Tampak pada video truk tersebut telah digulingkan massa saat melintas usai banjir bandang. Kayu gelondongan pun tampak tergeletak. Tak terlihat pula siapa yang mengemudikan truk tersebut.

"Mobil pengangkut kayu gelondongan dicegat dan digulingkan massa," tulis video tersebut pada keterangannya, dikutip Selasa (16/12).

Sontak, unggahan ini memicu ragam komentar oleh netizen. Bahkan ada yang mempertanyakan peran dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut).

“Kok bisa lolos ya Kementerian Kehutanan soal penebangan pohon di Indonesia ini? Apakah mereka tidak memantaunya,” ungkap @wargavi***.

Bahkan, ada pula netizen yang meminta agar sopir tak ikut dilukai lantaran hanya bekerja sebagai keluarga. “Jangan sampai melukai sopirnya plis, mungkin dia hanya bekerja buat keluarganya,” jelas @firzahandik***.

Di sisi lain, @erah**** menegaskan bahwa warga sekitar berhak melakukan ini. Terlebih menurutnya pemerintah tampak tak begitu peduli.

“Kalian berhak melakukan itu semua saudaraku, karena mereka juga tidak peduli untuk kalian semua para korban gimana ke depannya karena rumah dan harta benda semua hilang dilahap air bandang,” ungkapnya.

Sementara, akun @rn_syahda*** turut berkomentar dengan mengungkapkan bahwa pohon ini kemungkinan berasal dari Hutan Tanaman Industri dan legal.

“Kalau dilihat dari diameter pohonnya ini dari Hutan Tanaman Industri yaa? Harusnya ini legal,” tukasnya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore