Petugas BNPB di pusat gudang logistik di Bandara Halim Perdanakusuma menerima bantuan kemanusiaan untuk dikirimkan ke lokasi bencana di Sumatera. (Dok. Indonesia CARE)
JawaPos.com - Sejumlah daerah masih terisolasi di Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Bireuen pascabanjir bandang melanda wilayah Sumatera pada akhir November lalu. Para penyintas di dua wilayah itu masih ada belum tersentuh bantuan karena lokasinya terputus.
Meski demikian, masyarakat berdonasi dan berkirim bantuan untuk memulihkan luka para penyintas bencana. Sebanyak 3 ton bantuan logistik diangkut dengan pesawat Hercules milik TNI. Bantuan itu dikumpulkan melalui lembaga filantropi Indonesia CARE yang berkolaborasi dengan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Jakarta (Ikalum FEB UMJ) dan Pengurus Pusat (PP) Forhati Nasional.
Direktur Indonesia CARE Lukman Azis menuturkan, pihaknya berkolaborasi dengan sejumlah lembaga dan pihak untuk meringankan beban para penyintas bencana di Aceh. Selain menggalang donasi bersama Ikalum FEB UMJ dan Forhati Nasional, Indonesia CARE pun menggandeng Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan TNI.
"Logistik diangkut menggunakan pesawat Hercules. Dalam pengiriman ini ikut juga empat personel Indonesia CARE yang terdiri dari tenaga medis, tim dapur umum, dan tim psiko sosial,” ujar Lukman kepada JawaPos.com, Selasa (16/12).
Baca Juga: Bantu Konsumer Terdampak Bencana Sumatera, BTN Beri Relaksasi Kredit kepada 22.879 Nasabah Kredit
Adapun bantuan yang dikirimkan ke Aceh Utara dan Kabupaten Bireuen berupa logistik seperti beras, minyak goreng, air mineral, biskuit, mi instan, peralatan ibadah, perangkat tenaga surya, obat-obatan, serta berbagai kebutuhan dasar lain yang dibutuhkan para penyintas bencana yang berada di daerah-daerah yang masih terisolasi. "Total bantuan yang disalurkan mencapai kurang lebih 3 ton," sebut Lukman.
Rencananya bantuan kemanusiaan itu diberangkatkan pada Rabu (17/12) menggunakan pesawat Hercules melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Nantinya setiba di Aceh, tim relawan Indonesia CARE akan bergabung dengan relawan lokal untuk membantu proses distribusi hingga ke titik implementasi di wilayah Aceh Utara yang terdampak bencana.
Presidium Forhati Nasional Cut Emma mengatakan, nantinya di Aceh pihaknya menurunkan tim psiko sosial untuk terlibat dalam aksi kemanusiaan di Aceh. "Kami juga melibatkan kader-kader HMI di Aceh untuk turut membantu operasional posko,” tutur Cut Emma.
Sementara itu, Ketua Ikalum FEB UMJ Nurul Masjidah berharap bantuan untuk masyarakat terdampak bencana di Sumatera terus mengalir. “Kami melihat kebutuhan di lapangan masih sangat besar. Kami masih terus membuka donasi agar bantuan bagi masyarakat Sumatera dapat terus berlanjut,” ungkapnya.
Direktur Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana-BNPB Nadhirah Seha Nur memastikan bantuan sampai ke lokasi tujuan di Bireun. “Kami terus berupaya maksimal memberikan langkah terbaik bagi saudara-saudara kita di wilayah terdampak,” jelas Nadhirah.
Secara terpisah, Asisten Logistik (Aslog) Panglima TNI Mayjen TNI Rudy Puruwito sangat mendukung kolaborasi dari Indonesia CARE dan masyarakat.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
