Logo JawaPos
Author avatar - Image
26 Desember 2025, 23.57 WIB

Miris! Bayi Baru Lahir di Jember Dimutilasi Ibu Kandungnya, Kedua Lengan Putus

Penemuan bayi laki-laki tanpa lengan di pemakaman umum Dusun Pasirian, Desa Kaliglagah, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember. (Radar Jember) - Image

Penemuan bayi laki-laki tanpa lengan di pemakaman umum Dusun Pasirian, Desa Kaliglagah, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember. (Radar Jember)

JawaPos.com - Warga Dusun Pasirian, Desa Kaliglagah, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, dihebohkan dengan penemuan mayat bayi laki-laki yang kondisinya tidak utuh di area pemakaman umum, Senin (22/12). 

Mirisnya, kedua lengan bayi baru lahir itu putus  dan perutnya robek hingga organ dalam keluar. Dugaan kuat mengarah bahwa bayi tersebut menjadi korban mutilasi oleh ibu kandungnya berinisial Rohmah, 19 tahun. 

Kapolsek Sumberbaru, Iptu Agus Senja Afandi mengatakan, bayi laki-laki tersebut ditemukan oleh warga setempat dalam kondisi terkubur. Warga menaruh curiga karena melihat ada ceceran darah di sekitar area pemakaman. 

Setelah menerima laporan warga, petugas Polsek Sumberbaru bergegas ke tempat kejadian (TKP). Penemuan jasad bayi tersebut ramai diperbincangkan warga sekitar dan sempat viral di media sosial. 

“Unit Satreskrim Polsek bersama Tim Resmob Barat Polres Jember langsung mendatangi TKP untuk melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut. Mayat bayi dikabarkan dua lengannya sudah terpotong," tutur Iptu Agus. 

Polisi melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang tega membuang dan memutilasi bayi, termasuk menelusuri identitas ibunya. Tim Inafis Polres Jember juga diterjunkan ke lokasi untuk olah TKP lanjutan.

Tak butuh waktu lama, Satreskrim Sumberbaru bersama Resmob Barat Polres Barat meringkus ibu korban, yakni Rohmah, yang tinggal tidak jauh dari pemakaman tempat ditemukannya mayat sang bayi. 

Ketika polisi mendatangi rumah Rohmah, ia ditemukan dalam kondisi lemah, karena diduga baru saja melahirkan. Tim Inafis juga melakukan olah TKP di rumah Rohmah untuk mendapatkan sejumlah barang bukti. 

Rohmah sempat dirawat di Puskesmas Sumberbaru. “Sang ibu mengakui kalau saat memutilasi bayi yang baru dilahirkan dilakukan sendirian dan tidak ada bantuan siapa pun, termasuk keluarga di rumahnya,” imbuhnya.

Kasus pembunuhan dan mutilasi bayi yang dilakukan oleh ibunya sendiri ini dilimpahkan ke Polres Jember. Selama dirawat di puskesmas, petugas melakukan penjagaan secara bergantian. 

Polisi saat ini masih fokus pada pemulihan kesehatan fisik Rohmah pasca melahirkan. Pihak kepolisian juga berencana melakukan pemeriksaan kejiwaan untuk mengetahui motif dari pelaku.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore