Logo JawaPos
Author avatar - Image
30 Desember 2025, 00.00 WIB

Pencarian Pelatih Valencia Putri B dan 3 Anaknya Terkendala Arus Kuat, 1 Korban Ditemukan

Pelatih tim Valencia Putri B Fernando Martin Carreras dan keluarganya hilang di Perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Platform X) - Image

Pelatih tim Valencia Putri B Fernando Martin Carreras dan keluarganya hilang di Perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Platform X)

JawaPos.com - Pencarian pelatih tim putri Valencia B, Fernando Martin Carreras dan keluarganya di Perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya membuahkan hasil.

Hari ini (29/12), 1 dari 4 warga negara Spanyol tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Meski belum mengungkap identitas korban yang hilang pasca kecelakaan pada Jumat (26/12) tersebut, Tim SAR Gabungan memastikan bahwa korban berjenis kelamin perempuan.

Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke Posko Antemortem DVI Polres Manggarai Barat untuk diidentifikasi.

Operasi SAR hari ini mendapatkan 1 korban jenazah perempuan yang diduga kuat merupakan salah satu korban KM Putri Sakinah yang tenggelam pada tanggal 26 Desember 2025, dan masih terus diidentifikasi oleh Tim Posko Antemortem DVI Polres Manggarai Barat,” ungkap Kepala Kantor SAR Maumere terang Fathur Rahman.

Fathur yang bertindak sebagai SAR Mission Coordinator menyampaikan bahwa pencarian hari ini dilakukan di atas permukaan maupun bawah permukaan laut.

Pencarian di atas permukaan laut dilaksanakan bersama-sama dengan menggunakan lebih kurang 11 alat. Sementara pencarian bawah laut dilakukan dengan menurunkan regu penyelam.

”Fokus penyisiran mengacu pada SAR Map yang dikirimkan Basarnas Pusat, yaitu berfokus di perairan pesisir Pulau Padar seperti Pulau Serai, Pulau Pengah, Pulau Papagarang, Pulau Siaba Besar, hingga ke utara Pulau Kanawa,” jelasnya.

Menurut Fathur, regu penyelam yang dikerahkan berasal dari Perkumpulan Penyelam Profesional Komodo.

Total ada 6 penyelam yang terlibat dalam misi kemanusiaan itu. Mereka menyelam pada kedalaman 18-28 meter dalam 2 sesi. Pertama pukul 09.10-09.45 WITA dan kedua pukul 10.45-11.35 WITA.

”Namun hasil masih nihil hingga 17.00 WITA. Operasi SAR hari kelima dilanjutkan besok,” imbuhnya.

Kepada awak media, Fathur menyampaikan bahwa kendala operasi SAR tersebut adalah arus yang kuat serta gelombang cukup tinggi.

Kendala itu dirasakan oleh tim yang melakukan pencarian di atas permukaan maupun regu penyelam yang turun sampai kedalaman 28 meter.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore