Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Januari 2026, 14.30 WIB

1 Korban Belum Ditemukan, Operasi SAR Pencarian Keluarga Pelatih Valencia di Labuan Bajo Diperpanjang

Tim SAR gabungan temukan serpihan kapal wisata KM Putri Sakinah yang mengalami kecelakaan di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Sabtu (27/12). (Humas Polres Manggarai Barat/Antara) - Image

Tim SAR gabungan temukan serpihan kapal wisata KM Putri Sakinah yang mengalami kecelakaan di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Sabtu (27/12). (Humas Polres Manggarai Barat/Antara)

JawaPos.com - Sesuai dengan keputusan yang diambil pada Rabu (7/1), Tim SAR Gabungan memutuskan memperpanjang operasi SAR keluarga pelatih tim sepakbola putri Valencia yang hilang pasca tenggelamnya KM Putri Sakinah di Perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hari ini (8/1) operasi tersebut kembali dilanjutkan sampai besok (9/1).

Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman yang juga SAR Mission Coordinator menjelaskan bahwa operasi tersebut kembali diperpanjang karena Tim Gabungan kembali menemukan jenazah korban. Sehingga dari 4 korban hilang, kini sudah ditemukan 3 korban dan masih dalam pencarian 1 orang.

”Perpanjangan Operasi SAR hingga 2 hari mulai tanggal 8-9 Januari 2026, perpanjangan ini dilaksanakan dengan adanya penemuan korban ketiga serta surat permintaan perpanjangan operasi SAR dari Kedubes Spanyol,” kata dia kepada awak media.

Dalam pencarian yang berlangsung kemarin, Tim SAR Gabungan yang diperkuat oleh 168 personel mengerahkan 18 alut utama dan menyisir beberapa pulau di Labuan Bajo. Tim itu terdiri atas Basarnas, TNI-Polri, KSOP Labuan Bajo, Balai TNK Komodo, P3KOM, Grahawisri, BPBD Manggarai Barat, dan komunitas dive di Labuan Bajo.

"Tim SAR Gabungan dari Ditpolair Polda NTT menurunkan ROV dan Sonar, pengerahan Multibeam Sonar dari ITB Bandung dan Multibeam Sonar dari Distrik Navigasi Kupang untuk mendeteksi keberadaan korban di perairan dekat Pulau Padar dan hasil operasi SAR masih nihil,” ucap Fathur.

Terpisah, Tim DVI Polda NTT masih melakukan identifikasi jenazah korban yang sudah ditemukan oleh Tim SAR Gabungan. Kabid Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra menyampaikan bahwa proses identifikasi berlangsung di Rumah Sakit Komodo Labuan Bajo.

Menurut Kombes Henry, proses identifikasi dilakukan untuk memastikan identitas korban. Dalam identifikasi itu berlangsung pemeriksaan bukti primer seperti data gigi. Polda NTT memastikan bahwa seluruh permintaan pihak keluarga dipenuhi sebagai bentuk penghormatan terhadap privasi dan nilai kemanusiaan.

”Sampai saat ini, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap korban lain yang diduga masih hilang. Situasi di lapangan aman dan terkendali,” kata dia.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore