Logo JawaPos
Author avatar - Image
09 Januari 2026, 21.31 WIB

Misteri Lubang Amblas di Situjuah Batua, Kementerian ESDM Kirim Tim Khusus ke Sumbar

Warga sekitar mendekati sinkhole yang mendadak muncul di wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumbar. (Padang Ekspres) - Image

Warga sekitar mendekati sinkhole yang mendadak muncul di wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumbar. (Padang Ekspres)

JawaPos.com - Fenomena sinkhole atau lubang amblas di kawasan pertanian Pombatan, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menerjunkan tim ahli dari Badan Geologi Bandung untuk melakukan kajian teknis mendalam sejak Kamis pagi (8/1). Langkah ini diambil guna menjawab keresahan warga sekaligus menghentikan spekulasi liar yang beredar di masyarakat.

Tim ahli yang terdiri dari Riyan Nur dan Taufik Wirabuana langsung melakukan observasi lapangan setibanya di lokasi. Mereka didampingi oleh BPBD Limapuluh Kota dan tokoh masyarakat setempat untuk memetakan kondisi tanah.

Taufik Wirabuana menjelaskan, timnya akan bekerja secara maraton selama akhir pekan ini untuk mengumpulkan data primer.

"Kami baru datang, agenda kami fokus pengambilan data dan pemeriksaan data terhadap fenomena sinkhole di sini," ujar Taufik Wirabuana dalam keterangannya, Jumat (9/1).

Lebih lanjut, Taufik menambahkan, karakter lubang amblas di Sumatera Barat ini memiliki keunikan tersendiri.

"Rencananya, Sabtu sampai Minggu. Kita di sini belum all-out. Kita hanya fokus pada kajian cepat, pemeriksaan untuk menjawab fenomena apa sebenarnya. Melihat fenomena tanahnya seperti apa, airnya seperti apa. Kondisi sinkhole di sini, tentu berbeda dengan di Jawa," jelasnya.

Waspada Hoaks: Air Sinkhole Bukan Obat

Seiring viralnya fenomena ini, muncul kabar burung di media sosial yang menyebutkan bahwa air dari dalam sinkhole tersebut memiliki khasiat penyembuh. Menanggapi hal itu, Badan Geologi memberikan peringatan keras kepada warga dan pengunjung.

Taufik mengimbau masyarakat agar tetap rasional dan tidak mudah percaya pada klaim kesehatan yang tidak teruji secara klinis.

"Jangan terpengaruh isu-isu yang tak berdasar. Contoh yang sederhana, ini misalnya bisa menyembuhkan penyakit. Selama belum ada bukti ilmiah, masyarakat jangan percaya," tegas Taufik.

Kehadiran tim ahli ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi intensif antara Pemerintah Daerah Limapuluh Kota dengan pemerintah pusat. Anggota DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky, mengapresiasi langkah cepat Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

"Semoga dengan kedatangan tim dan kajian teknis dari Badan Geologi, bisa menjawab berbagi spekulasi liar dan kecemasan warga atas fenomena sinkhole ini. Kajian dari Badan Geologi, tentu akan menjadi acuan bagi pemda, dalam mengambil langkah antisipatif dan kebijakan solutif. Mewakili masyarakat, kita berterimakasih kepada Pak Bahlil, dan Plt Kaban Geologi, Ibu Lana Saria yang quick respons," ujar Fajar Rillah Vesky.

Hasil kajian teknis ini nantinya akan menjadi dasar bagi BPBD dan pemerintah setempat dalam menentukan zona aman di sekitar lokasi sinkhole guna menghindari risiko bencana susulan.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore