Logo JawaPos
Author avatar - Image
09 Januari 2026, 22.02 WIB

Heboh Warga Ambil Air Sinkhole Situjuah Batua untuk Obat, Ahli Geologi Beri Peringatan Keras!

Sinkhole yang muncul di Jorong Tepi, Lima Puluh Kota, Sumbar kini tampak berwarna kebiruan. (Istimewa) - Image

Sinkhole yang muncul di Jorong Tepi, Lima Puluh Kota, Sumbar kini tampak berwarna kebiruan. (Istimewa)

JawaPos.com - Fenomena munculnya lubang raksasa atau sinkhole di area persawahan Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, memicu reaksi tak terduga dari masyarakat. Meski kondisi lahan masih rawan, sejumlah warga justru nekat mengambil air dari dalam lubang tersebut karena percaya bisa menjadi obat.

Menanggapi hal ini, tim ahli dari Badan Geologi Bandung yang diterjunkan Kementerian ESDM memberikan peringatan keras. Warga diminta untuk tidak mengonsumsi atau mengambil air tersebut sebelum ada hasil kajian ilmiah yang jelas.

Tim ahli Badan Geologi tiba di lokasi pada Kamis pagi (8/1) untuk memulai kajian teknis. Taufik Wirabuana, salah satu anggota tim, mengaku menyayangkan aksi warga yang terpengaruh informasi tidak jelas di media sosial terkait khasiat air sinkhole.

"Jangan terpengaruh isu-isu yang tak berdasar. Contoh yang sederhana, ini misalnya bisa menyembuhkan penyakit. Selama belum ada bukti ilmiah, masyarakat jangan percaya," ujar Taufik Wirabuana dalam keterangannya, Jumat (9/1).

Ia menegaskan, fokus tim saat ini adalah melakukan pemeriksaan cepat terhadap kondisi tanah dan kandungan air untuk mengungkap fenomena apa yang sebenarnya terjadi di kawasan Pombatan tersebut.

Kajian Cepat Selama Dua Hari

Tim geologi berencana melakukan pengambilan data secara intensif guna memastikan keamanan lokasi bagi pemukiman dan pertanian warga.

"Rencananya, Sabtu sampai Minggu. Kita di sini belum all-out. Kita hanya fokus pada kajian cepat, pemeriksaan untuk menjawab fenomena apa sebenarnya. Melihat fenomena tanahnya seperti apa, airnya seperti apa. Kondisi sinkhole di sini, tentu berbeda dengan di Jawa," tambah Taufik.

Kehadiran tim ini merupakan respons cepat dari Kementerian ESDM setelah menerima laporan mengenai kekhawatiran masyarakat serta maraknya spekulasi liar di tengah warga.

Anggota DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky, yang mendampingi tim di lapangan, berharap hasil kajian teknis ini segera keluar. Tujuannya agar masyarakat mendapatkan kepastian dan tidak lagi mendatangi lokasi untuk tujuan yang berisiko.

"Semoga dengan kedatangan tim dan kajian teknis dari Badan Geologi, bisa menjawab berbagi spekulasi liar dan kecemasan warga atas fenomena sinkhole ini," ujar Fajar.

Hasil kajian ini nantinya akan menjadi acuan bagi Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mengambil langkah mitigasi bencana selanjutnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore