Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Januari 2026, 21.17 WIB

Hasil Uji Lab Keluar! Wagub Sumbar Ingatkan Warga Tak Minum Langsung Air Sinkhole Situjuah Batua: Banyak Bakteri

Sinkhole yang muncul di Jorong Tepi, Lima Puluh Kota, Sumbar kini tampak berwarna kebiruan. (Istimewa) - Image

Sinkhole yang muncul di Jorong Tepi, Lima Puluh Kota, Sumbar kini tampak berwarna kebiruan. (Istimewa)

JawaPos.com - Fenomena lubang runtuh atau sinkhole di Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, tengah menjadi sorotan nasional. Selama tiga hari terakhir, Badan Geologi turun langsung ke lapangan untuk menyingkap tabir di balik lubang misterius yang tiba-tiba muncul di kawasan pertanian Pombatan tersebut.

Selama tiga hari pemantauan, tim Badan Geologi yang terdiri dari Taufik Wirabuana dan Riyan Nur tidak hanya fokus pada lubang yang viral. Mereka menelusuri sumber air di sekitar permukiman, sawah, hingga sumur warga yang alirannya bermuara ke Masjid Baitul Huda Tungkar.

Taufik mengungkapkan bahwa sinkhole di Situjuah Batua memiliki karakteristik yang unik. Bahkan, ia menyebut ini adalah temuan paling unik selama sepuluh tahun ia bekerja di Badan Geologi.

"Sinkhole ini unik karena mengeluarkan air. Tapi, kami belum teliti kandungan airnya, karena laboratorium kami di Bandung, pak," kata Taufik saat berbincang dengan Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy.

Wagub Sumbar Vasko Ruseimy mengatakan, berdasarkan hasil uji laboratorium dari Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup Sumbar, air jernih yang keluar dari sinkhole tersebut ternyata mengandung bakteri yang berisiko pada kesehatan.

"Menurut hasil kajian Dinas Kesehatan, air ini mengandung bakteri yang cukup tinggi. Jadi, kalau bisa, tolong jangan diminum air ini secara langsung. Kecuali melalui proses dimasak. Ya Karena, kalau dalam sisi PH-nya, 6,5 masih dalam batas standar. TDS-nya oke. FE-nya oke. Tapi colinya, bakterinya tinggi. Jadi, ini sepertinya kayak air-air di Tangayia (Batang Air) biasa. Jadi dimasak dulu, jangan langsung diminum, ya buk ya," kata Vasko.

Ia juga mematahkan isu-isu liar yang berkembang di tengah masyarakat terkait khasiat mistis air tersebut. Menurutnya, kejadian ini merupakan fenomena alam yang tidak ada kaitannya dengan hal mistis.

"Kondisi air ini juga tak ada hubungannya dengan hal-hal mistis. Ini proses alam yang biasa terjadi. Jadi gak ada hubunganya air ini nyambung ke zam-zam. Gak ada. Air ini juga gak ada hubunganya dengan menyembuhin kesehatan. Gak ada Kalau mau yang segar-segar. Mau air yang jernih. Ini air yang jernih. Tapi jangan langsung diminum," tegasnya lagi.

Kaji Jadi Lokasi Pariwisata

Melihat potensi air yang jernih dan debit yang stabil, Wagub Vasko mendorong pemerintah nagari untuk mempertimbangkan pembuatan tempat pemandian dengan desain khusus di lokasi tersebut. Namun, untuk saat ini, aspek keamanan tetap menjadi prioritas utama.

"Tolong Pak Wali Nagari, Pak Bupati, nanti mudah-mudahan hal ini menjadi berkah bagi Situjuah Batua. Menjadi tempat yang cukup diperhatikan. Karena saat ini, dunia memperhatikan Limapuluh Kota. Ini mudah-mudahan semua berkah. Dan tolong jangan terjadi hal-hal syirik di sini," pinta Vasko.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore