
Sinkhole yang muncul di Jorong Tepi, Lima Puluh Kota, Sumbar kini tampak berwarna kebiruan. (Istimewa)
JawaPos.com - Fenomena kemunculan lubang raksasa atau sinkhole di Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, terus menyita perhatian publik. Namun ternyata, fenomena alam ini sebenarnya bukan cerita baru.
Faktanya, tidak jauh dari titik lubang yang viral saat ini, terdapat jejak sinkhole masa lalu yang sudah ada sejak zaman dahulu. Lokasi yang dikenal warga sebagai "Sawah Luluih" ini menjadi bukti bahwa kawasan tersebut memang memiliki karakteristik geologi yang unik.
Menelusuri Jejak "Sawah Luluih" di Sikabu
Tim ahli dari Badan Geologi telah menghabiskan waktu tiga hari untuk menelusuri kawasan Pombatan, Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua. Fokus mereka tidak hanya pada lubang yang baru muncul, tetapi juga pada situs sinkhole lama di sekitarnya.
"Tim ahli dari Badan Geologi, sudah melihat lokasi sinkhole masa lalu yang disebut sawah luluih oleh penduduk lokal. Letaknya di kawasan Sikabu, Nagari Tungkar. Tidak jauh dari lokasi sinkhole sekarang di kawasan Pombatan, Nagari Situjuah Batua," ungkap Anggota DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky, dikutip Rabu (13/1).
Selain memantau struktur lubang, tim juga meneliti sumber air di pemukiman penduduk dan sumur warga yang mengalir deras menuju Masjid Baitul Huda Tungkar untuk memahami sistem hidrologi bawah tanah di kawasan tersebut.
Dia juga mengingatkan bahwa air dalam sinkhole tidak boleh diminum secara langsung. Namun, hal ini bukan berarti air tidak boleh dimanfaatkan sama sekali.
"Masyarakat tetap bisa memanfaatkan air sinkhole untuk mengairi sawah. Kemudian, kalau air dalam sinkhole itu hendak dikonsumsi, mesti dimasak terlebih dahulu sampai mendidih, supaya aman dan terhindar dari bakteri," tambahnya.
Keunikan Sinkhole Situjuah: Mengeluarkan Air Deras
Baca Juga: Saksi Dahlan Iskan Ungkap Saham PT Dharma Nyata Press Sudah Dijual Lunas ke Jawa Pos Grup
Salah satu hal yang membuat para ahli terkejut adalah munculnya aliran air dari dalam lubang tersebut. Taufik Wirabuana, anggota tim Badan Geologi, menyebutkan bahwa ini adalah temuan yang sangat langka.
Taufik bahkan menyebut ini sebagai temuan paling unik selama sepuluh tahun masa kerjanya.
"Sinkhole ini unik karena mengeluarkan air. Tapi, kami belum teliti kandungan airnya, karena laboratorium kami di Bandung," ujar Taufik saat berbincang dengan Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy.
Hasil Uji Laboratorium: Air Mengandung Bakteri Tinggi
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
