Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 Januari 2026, 01.11 WIB

Anak Sekolah Tak Lagi Memutar Jauh, Kapolri Resmikan 19 Jembatan Presisi di Klaten Jawa Tengah

Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat meresmikan jembatan Merah Putih Presisi di Klaten, Jawa Tengah. (Mabes Polri) - Image

Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat meresmikan jembatan Merah Putih Presisi di Klaten, Jawa Tengah. (Mabes Polri)

JawaPos.com - Kapolri Listyo Sigit Prabowo meresmikan secara langsung 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Cucukan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait peningkatan pelayanan infrastruktur dasar bagi masyarakat.

Kapolri menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Jawa Tengah yang dinilai bergerak cepat merespons perhatian Presiden. Arahan tersebut muncul dari keprihatinan terhadap kondisi anak-anak sekolah yang harus menyeberangi sungai atau menempuh jarak lebih jauh akibat keterbatasan akses jembatan.

“Alhamdulillah hari ini saya ucapkan apresiasi kepada Bapak Kapolda Jateng dan jajarannya, yang bergerak cepat tindaklanjuti apa yang menjadi arahan Bapak Presiden terkait dengan keprihatinan beliau melihat anak-anak yang sekolah terpaksa harus menyeberang atau memutar jauh,” kata Sigit kepada awak media, Rabu (14/1).

Dalam laporannya, Kapolri menjelaskan bahwa Polda Jawa Tengah merencanakan pembangunan total 63 jembatan. Dari jumlah tersebut, 19 jembatan telah diresmikan, sementara sisanya masih berada dalam berbagai tahapan pengerjaan.

“Alhamdulillah dari rencana 63 jembatan hari ini telah diresmikan 19 jembatan secara serentak dan sisanya saat ini sedang dalam proses baik percencanaan, maupun pembangunan,” ujar Sigit.

Kapolri juga menekankan bahwa proses pembangunan jembatan dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat. Keterlibatan warga diharapkan tidak hanya mempercepat pengerjaan, tetapi juga memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Di dalam pengerjaan melibatkan langsung masyarakat di sekitar. Sehingga, kemudian terjalin interaksi baik yang kita harapkan hubungan Polri dengan masyarakat semakin baik, sesuai tagline kita Polri untuk masyarakat,” ucapnya.

Secara nasional, Polri tercatat telah melakukan perbaikan dan pembangunan sebanyak 178 unit jembatan di berbagai wilayah Indonesia. Dari jumlah tersebut, 58 unit telah selesai dibangun, 32 unit masih dalam proses pembangunan, enam unit jembatan Bailey dalam tahap pengiriman, serta 82 unit lainnya berada pada tahap perencanaan.

“Di samping itu 178 jembatan saat ini sudah terbangun namun yang paling besar di wilayah Polda Jateng,” ujar Sigit.

Kapolri berharap keberadaan jembatan-jembatan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Akses yang lebih mudah dinilai akan membantu anak-anak berangkat sekolah dengan aman, mempermudah petani menuju lahan pertanian, serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga.

“Mudah-mudahan selain bisa membantu berangkat sekolah lebih cepat, kemudian petani ke sawah lebih cepat dan juga kegiatan masyarakat lain terbantu, harapan kita juga bisa membantu menambah atau menaikkan pertumbuhan perekonomian desa,” tutur Sigit.

Dari keseluruhan pembangunan tersebut, sebanyak 34 unit jembatan diketahui berada di wilayah terdampak bencana. Rinciannya, 17 unit telah selesai dibangun, tiga unit masih dalam proses pembangunan, enam unit jembatan Bailey dalam tahap pengiriman, dan delapan unit lainnya masih dalam tahap perencanaan.

Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam menjalankan perintah Presiden RI. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, mempercepat pemulihan pascabencana, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah yang selama ini mengalami keterbatasan akses.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore