
Ilustrasi gelombang tinggi.
JawaPos.com - Cuaca ekstrem berupa gelombang tinggi, masih menghantui perairan-peraian di Jawa Timur. Hal ini diungkapkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak.
Koordinator Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak, Ady Hermanto menyampaikan gelombang tinggi diperkirakan mencapai 4 meter, berpotensi melanda sejumlah perairan Jatim pada 19 - 22 Januari 2026.
"Gelombang setinggi 1,25-2,5 meter berpotensi terjadi di Perairan Masalembo, Perairan Bawean Bagian Utara dan Selatan, Perairan Tuban, Perairan Lamongan, serta Perairan Gresik Bagian Utara," ucapnya, Selasa (20/1).
Gelombang tersebut juga berpotensi melanda perairan Utara Bangkalan, perairan Utara Sampang, perairan Utara Pamekasan, perairan Sumenep Bagian Utara, perairan Kepulauan Sapudi bagian utara dan selatan, serta Kepulauan Kangean Bagian Timur, Utara, dan Selatan.
Sedangkan gelombang tinggi 2,5 - 4 meter berpotensi terjadi di perairan selatan Jatim, seperti perairan Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Jember, Lumajang, dan perairan Banyuwangi.
Ady menjelaskan gelombang tinggi ini terjadi karena adanya daerah konvergensi di wilayah Laut Jawa, sehingga menyebabkan pertumbuhan awan konvektif cukup signifikan di wilayah prakiraan.
"Arah angin didominasi dari arah barat-barat laut dengan kecepatan 5-37 knots. Karena itu, apabila ada awan gelap di atas perairan, masyarakat diimbau untuk menghentikan sementara kegiatan melautnya,” imbuhnya.
BMKG Maritim Tanjung Perak mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap cuaca ekstrem di wilayah perairan Jatim. Apalagi, belakangan ini hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih kerap terjadi.
"Untuk saran keselamatan, perahu nelayan dapat meningkatkan kewaspadaan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapao 1,25 meter," terang Koordinator Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak.
Kemudian Kapal tongkang diminta waspada saat angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang 1,5 meter. Untuk kapal ferry, perlu meningkatkan kewaspadaan jika angin 21 knot dan gelombang 2,5 meter.
“Kami mengimbau masyarakat senantiasa tetap menjaga kewaspadaan saat beraktivitas di pesisir dan saat melaut dan selalu mengupdate informasi yang disampaikan oleh BMKG,“ pungkas Prakirawan Ady.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
