Logo JawaPos
Author avatar - Image
03 Februari 2026, 04.28 WIB

Tim SAR Gabungan Sudah Temukan 83 Body Back Korban Longsor Bandung Barat, Operasi SAR Berlanjut Sampai Tanggap Darurat Berakhir

Tim SAR gabungan di Bandung Barat sudah evakuasi 55 bodypack korban longsor, hingga Kamis (29/1). (istimewa) - Image

Tim SAR gabungan di Bandung Barat sudah evakuasi 55 bodypack korban longsor, hingga Kamis (29/1). (istimewa)

JawaPos.com - Tim SAR Gabungan telah menemukan dan mengevakuasi sebanyak 83 bodypack atau kantong jenazah korban longsor di Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar). Namun, operasi SAR tetap berlanjut sampai masa tanggap darurat bencana berakhir.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana menyampaikan hal itu usai menuntaskan operasi SAR hari ini (2/2). Dia menjelaskan bahwa dalam pencarian pada hari ke-10 tersebut, pihaknya menemukan 7 bodypack korban. Masing-masing ditemukan di Worksite Sektor B2 sebanyak 5 bodypack, Sektor A3 1 bodypack, dan Sektor A2 1 bodypack.

”Temuan itu menunjukkan bahwa strategi pencarian yang diterapkan masih efektif, dan seluruh worksite memberikan hasil positif,” kata dia.

Secara kumulatif, Ade Dian menyatakan bahwa jumlah 83 bodypack sudah melampaui data korban hilang yang tercatat sebanyak 82 orang. Namun hasil identifikasi Tim DVI ada lebih dari satu bodypack yang memiliki identitas tunggal. Karena itu, jumlah bodypack sudah melampaui data korban hilang yang disampaikan kepada Tim SAR Gabungan.

”Terkait proses identifikasi korban, berdasarkan data DVI hingga 2 Februari 2026 pukul 16.20 WIB, telah dilakukan identifikasi terhadap 63 bodypack, dengan rincian 61 korban telah teridentifikasi dan 20 bodypack masih dalam proses identifikasi lanjutan,” terang dia.

Secara lebih terperinci, Ade Dian menjelaskan bahwa dari 61 korban yang teridentifikasi sebanyak 45 diantaranya sesuai dengan data dalam daftar korban hilang. Kemudian ada 2 korban yang teridentifikasi namun datanya tidak ada dalam daftar pencarian korban, mereka adalah tamu yang datang saat longsor terjadi.

”14 korban lainnya teridentifikasi, namun namanya tidak termasuk dalam 80 daftar nama dalam pencarian,” jelasnya.

Dengan demikian, sampai saat ini masih ada 35 korban yang belum dapat dipastikan identitasnya, diantaranya 20 korban dalam bentuk bodypack yang telah ditemukan namun belum teridentifikasi. Karena itu, Tim SAR Gabungan berkonsolidasi dengan Incident Commander dan perwakilan Tim DVI. Atas direktif penuh kepala Basarna, disepakati bahwa operasi pencarian tetap dilanjutkan hingga masa tanggap darurat selesai.

”Namun daftar dalam pencarian tidak lagi menjadi target absolut, melainkan digunakan sebagai data pembanding dalam evaluasi operasi,” imbuhnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore