Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 Februari 2026, 23.45 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan 15 dari 23 Prajurit Korps Marinir Korban Longsor di Bandung Barat

TNI AL melepas jenazah salah seorang prajurit Korps Marinir yang menjadi korban longsor di Kecamatan Cisarua, Bandung Barat. (TNI AL) - Image

TNI AL melepas jenazah salah seorang prajurit Korps Marinir yang menjadi korban longsor di Kecamatan Cisarua, Bandung Barat. (TNI AL)

JawaPos.com - Sampai hari ke-12 operasi SAR di lokasi terdampak longsor Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar), sudah 15 dari 23 jenazah prajurit Korps Marinir TNI AL ditemukan oleh Tim SAR Gabungan. Sementara delapan prajurit lainnya masih dalam pencarian.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul menyampaikan bahwa upaya pencarian para korban terdampak bencana tersebut terus dilakukan. Tim SAR Gabungan berusaha maksimal menemukan korban yang sudah belasan hari tertimbun material longsor.

”Hingga tanggal 5 Februari 2026 hari ke 12, Korps Marinir TNI Angkatan Laut secara bertahap telah melaksanakan pelepasan terhadap 15 jenazah prajurit. Sementara itu, sebanyak 8 prajurit lainnya masih dalam proses pencarian. Tim SAR gabungan TNI–Polri hingga saat ini terus mengerahkan upaya secara maksimal,” kata dia.

Tunggul memastikan, TNI AL dan Korps Marinir berkomitmen memberikan penghormatan terbaik kepada setiap prajurit yang gugur dalam tugas. Pihaknya akan terus mendukung penuh upaya pencarian korban yang masih hilang sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian institusi terhadap seluruh prajurit.

Hari ini, lanjut Tunggul, Kepala Staf Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Suherlan melaksanakan pelepasan jenazah Kopka Marinir (Anumerta) Choni Curniawan di Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Jakarta, Pondok Cabe, Tangerang Selatan (Tangsel).

Jenazah prajurit Korps Marinir dengan NRP 108799 itu dilepas secara militer melalui
upacara persemayaman yang berlangsung khidmat. TNI AL dan Korps Marinir melakukan agenda tersebut sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada para prajurit terbaik yang telah gugur dalam pelaksanaan tugas.

”Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan jenazah di Lanudal Jakarta menggunakan pesawat TNI AU, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat jenazah, upacara persemayaman, serta prosesi pelepasan secara militer sebelum jenazah diberangkatkan kembali menuju daerah tujuan menggunakan pesawat TNI AL,” jelasnya.

Sebanyak 23 prajurit Korps Marinir menjadi korban longsor yang terjadi pada Sabtu dini hari, 24 Januari 2026. Saat itu, puluhan prajurit tersebut tengah melaksanakan latihan pratugas sebelum diberangkatkan ke Papua. Mereka disiapkan sebagai Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan di perbatasan Indonesia-Papua Nugini.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore