Logo JawaPos
Author avatar - Image
23 Februari 2026, 01.59 WIB

Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Anggota Ditsamapta Polda Sulsel Bripda DP Meninggal Dunia

Bripda DP. (Kaltim Post)

JawaPos.com - Seorang bintara muda berinisial Bripda DP (19) dilaporkan meninggal dunia pada Minggu (22/2). Anggota Ditsamapta Polda Sulsel ini diduga telah menjadi korban penganiayaan oleh seniornya.

Suasana haru tampak muncul saat jenazah dipindahkan ke ambulans menuju RS Bhayangkara. Keluarga pun tampak tak bisa menahan tangis sembari mengenang sosok almarhum yang baru saja memulai karir kepolisian.

"Dia baru setahun bertugas setelah pelantikan di SPN Batua," ungkap salah satu kerabat almarhum sambil terisak seperti dikutip dari Kaltim Post (Jawa Pos Group), Minggu (22/2).

Sementara itu, Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Zulham Effendy mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan pendalaman serius pada kasus ini. Meski begitu, hingga saat ini Propam belum bisa menyimpulkan secara final mengenai kronologi kejadian.

"Penyelidikan masih berlangsung. Kami belum dapat memastikan secara detail apakah ada aksi pengeroyokan atau tidak," jelas Kombes Zulham.

Hingga kini, Propam telah melakukan pemeriksaan pada rekan seangkatan atau letting korban untuk jadi saksi, serta anggota senior yang diduga turut terlibat dan berada di lokasi.

Total 6 orang telah dimintai keterangan dan jumlahnya diperkirakan masih akan terus bertambah. Zulham memastikan proses pemeriksaan medis dan autopsi akan dilakukan secara transparan dan tanpa adanya intervensi.

Bahkan, pihaknya turut berkoordinasi dengan dokter forensik untuk memaparkan hasil pemeriksaan sesuai fakta yang ada pada tubuh korban.

"Saya sudah instruksikan tim medis agar bekerja profesional dan terbuka. Tidak ada yang boleh ditutup-tutupi. Jika memang ditemukan tanda-tanda kekerasan, maka hal itu harus dibuka secara terang benderang sebagai dasar tindakan hukum," tegasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore