
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita mendorong perusahaan asal Tiongkok, Xiaomi melakukan investasi produksi tablet dan EV di Indonesia. (ANTARA)
JawaPos.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mendorong perusahaan asal Tiongkok, Xiaomi melakukan investasi produksi tablet dan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia.
"Xiaomi telah menjadi bagian penting dalam memperkuat rantai pasok industri elektronik nasional. Pemerintah Indonesia sangat mengapresiasi komitmen Xiaomi yang terus menanamkan investasi dan mengembangkan lini produknya di Indonesia," ujarnya, dikutip Selasa (15/10).
Guna memperdalam kemitraan komprehensif tersebut, dirinya telah melakukan pertemuan bilateral dengan Associate Government Affairs Director Xiaomi Communications Co Ltd Jon Dove di Shanghai, Tiongkok, Jumat (10/10).
Pada kesempatan tersebut, Menperin mendukung rencana Xiaomi untuk memproduksi tablet di Indonesia, khususnya untuk model yang telah hadir di pasar domestik.
"Kami mendorong Xiaomi agar segera menyampaikan business plan yang rinci untuk lima tahun ke depan, guna merealisasikan rencana investasi baru di Indonesia. Rencana tersebut diharapkan mencakup strategi pengembangan fasilitas produksi, baik secara mandiri maupun bekerja sama dengan mitra lokal," kata Agus.
Selain sektor elektronik, Menperin juga menyoroti peluang investasi Xiaomi di bidang kendaraan listrik, seperti produk yang sudah dibuat yakni Xiaomi SU7.
"Kami mengetahui bahwa Xiaomi telah meluncurkan produk kendaraan listrik berperforma tinggi, yaitu Xiaomi SU7. Kami mendorong agar Xiaomi dapat menjajaki investasi pada sektor kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. Ini akan memperkaya pilihan kendaraan bagi konsumen Indonesia sekaligus memperkuat ekosistem industri hijau nasional," ucapnya.
Xiaomi Communications merupakan perusahaan teknologi multinasional asal Tiongkok yang didirikan pada 2010 dan berbasis di Beijing, Tiongkok. Perusahaan ini bergerak di bidang elektronik konsumen, manufaktur cerdas, dan platform internet of things (IoT).
Hingga 2025, Xiaomi telah menanamkan investasi senilai Rp 3 triliun di Indonesia untuk produksi smartphone, tablet, dan televisi. Perusahaan ini kini menjadi salah satu merek smartphone unggulan di pasar nasional, dengan pangsa pasar sebesar 21 persen pada kuartal II 2025.
"Investasi Xiaomi berkontribusi besar dalam menciptakan lapangan kerja, transfer teknologi, serta memperkuat daya saing industri elektronik nasional. Hal ini sejalan dengan visi Making Indonesia 4.0 yang menempatkan sektor elektronika sebagai salah satu prioritas utama," kata Menperin.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
