
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampikan paparannya pada acara penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Transmigrasi dan Kementerian Perindustrian di kantor Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan,
JawaPos.com - Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita optimistis kehadiran New Ethylene Project PT Lotte Chemical Indonesia akan membantu memperkuat keuangan negara. Adapun alasannya karena impor petrokimia yang bakal berkurang.
Selain itu, ia juga menilai bahwa investasi Lotte Chemical di Indonesia sebagai langkah yang bagus. Terlebih nilainya yang terhitung jumbo mencapai Rp 65 triliun.
"Lotte bagus sekali. Investasinya Rp 65 triliun dan itu merupakan fasilitas naphtha cracker terbesar di kawasan. Proyek ini akan membantu meningkatkan daya tahan industri kita — resiliensi, termasuk substitusi impor," kata Menperin saat ditemui di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (6/11).
Dia juga membeberkan bahwa nantinya sebanyak 75 persen produk petrokimia yang dihasilkan oleh Lotte di Cilegon akan dikonsumsi di dalam negeri. Sehingga dengan begitu, keberadaannya akan turut memperkuat keuangan negara karena impor yang berkurang.
"Tadi dilaporkan bahwa 75 persen produk yang dihasilkan di Lotte akan dikonsumsi di dalam negeri. Jadi, substitusi impornya akan kuat sekali, dan akan memperkuat keuangan negara karena impor akan berkurang," pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto baru saja meresmikan pabrik Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Kota Cilegon, Provinsi Banten, pada Kamis (6/11). Prabowo menyampaikan apresiasi atas pembangunan proyek strategis ini dan menjamin keamanan bagi investor yang dapat memberikan manfaat bersama.
“Kehormatan kita adalah mitra siapapun. Apalagi mitra dari luar datang ke kita, investasi uang mereka, yang mereka cari dengan susah payah puluhan tahun. Mereka percaya sama kita. Di sini mereka beri manfaat kepada kita, kita harus amankan,” kata Prabowo, yang dipantau melalui YouTube Sekretariat Presiden.
Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan bahwa proyek strategis ini memiliki nilai investasi sebesar USD 3,9 miliar atau sekitar Rp 62,4 triliun.
Selain itu, Bahlil juga menyebut bahwa sebelumnya pabrik ini sempat mangkrak selama sekitar 5-6 tahun. Namun kemudian berkat upaya dari Kepolisian dan Kejaksaan Agung (Kejagung), akhirnya pembangunan pabrik tersebut bisa dilanjutkan.
"Proyek ini sempat mangkrak selama 5-6 tahun. Kami jadi kepala BKPM, setelah itu membuat Satgas Investasi jadi yang menyelesaikan tanah ini adalah kepolisian sama kejaksaan. Jadi karena itu kontribusi Polri, Kejaksaan sangat luar biasa. Dan ini banyak yang masuk sekolah gara-gara proyek ini waktu proses pembangunannya," jelas Bahlil.
Selain itu, Bahlil juga melaporkan bahwa proyek Lotte Chemical ini diresmikan sebagai bentuk kerja sama antara Presiden Indonesia dengan Presiden Korea saat itu di Busan. Kemudian, proyek itu dinamakan New Ethylene Project PT Lotte Chemical Indonesia yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).
Ia menyebut bahwa proyek ini berhasil dibangun dengan nilai investasi mencapai USD 3,9 miliar. Namun karena ada cost of run, biayanya membengkak jadi USD 4 miliar. Dia menyebut jika dirupiahkan, nilai investasi itu mencapai sekitar Rp 63-64 triliun.
"Ini merupakan investasi terbesar Petrokimia terbesar di Asia Tenggara. Jadi ini proyek terbesar, karena mereka punya juga ada Lotte di Malaysia, tapi di sini paling besar," pungkasnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
