Logo JawaPos
Author avatar - Image
31 Desember 2025, 22.34 WIB

BRINS Bayarkan Klaim Asuransi 188 UMKM Terdampak Erupsi Semeru senilai Rp 253,8 Juta

BRI Insurance membayarkan klaim asuransi usaha mikro kerusakan tempat usaha (KTU) sebesar Rp 253,8 juta kepada 188 nasabah yang terdampak oleh bencana erupsi Gunung Semeru. (ANTARA) - Image

BRI Insurance membayarkan klaim asuransi usaha mikro kerusakan tempat usaha (KTU) sebesar Rp 253,8 juta kepada 188 nasabah yang terdampak oleh bencana erupsi Gunung Semeru. (ANTARA)

JawaPos.com - PT BRI Asuransi Indonesia (BRINS) atau BRI Insurance membayarkan klaim asuransi usaha mikro kerusakan tempat usaha (KTU) sebesar Rp 253,8 juta kepada 188 nasabah yang terdampak oleh bencana erupsi Gunung Semeru, Jawa Timur.

"Kami berharap dengan adanya pembayaran klaim tersebut dapat meringankan beban tertanggung untuk pemulihan usahanya," kata Direktur Utama BRI Insurance Budi Legowo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (31/12).

Klaim diserahkan kepada nasabah di wilayah Jember dan sekitarnya dengan melibatkan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), sebagai bentuk sinergi perlindungan asuransi bagi nasabah ultramikro (Mekaar) yang memiliki risiko tinggi terhadap ketidakpastian alam.

"Ini adalah bentuk komitmen BRI Insurance dalam memberikan perlindungan dan kepastian bagi nasabah saat menghadapi risiko. Kami ingin memastikan bahwa di masa sulit, nasabah tidak sendirian," ujar Pimpinan Cabang MRO Jember BRI Insurance Adit Sulistiyo.

Sutiyem, salah satu nasabah yang menerima klaim, menuturkan proses klaim asuransi yang mudah memberikan harapan baru baginya untuk membangun kembali usahanya yang sempat terhenti akibat erupsi. Hal ini menambah kepercayaannya terhadap perlindungan asuransi.

BRI Insurance menyatakan pembayaran klaim massal ini menjadi langkah penguatan peran sebagai perusahaan asuransi yang memberikan kemudahan layanan. Di samping itu, juga sebagai solusi perlindungan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok daerah.

BRI Insurance membukukan laba bersih sebesar Rp 467 miliar pada kuartal III 2025. Profit margin tercatat sebesar 15 persen dan hasil underwriting 31,23 persen. Sedangkan, premi bruto tercatat mencapai Rp 3,12 triliun.

Meski secara keseluruhan kinerja keuangan hingga September masih sedikit di bawah rencana kerja dan anggaran (RKA) akibat dampak penerapan PSAK 117 yang menekan pencatatan laba, prospek hingga akhir tahun tetap optimistis.

Perseroan menargetkan premi bruto di atas Rp 4,5 triliun pada akhir 2025 dengan fokus pada pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore