Sejak resmi berdiri pada Januari 2022, InJourney telah memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional. (dok. InJourney)
JawaPos.com - Holding BUMN di sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, menandai empat tahun kiprahnya di Indonesia. Sejak resmi berdiri pada Januari 2022, InJourney telah memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional. Melalui berbagai pilar bisnisnya, InJourney menghadirkan pengungkit pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.
"Transformasi bisnis yang dilakukan selama empat tahun terakhir telah menjadi fondasi yang kokoh untuk membangun InJourney menjadi sebuah BUMN yang transparan dan akuntabel, dan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan," ujar Direktur Utama InJourney, Maya Watono dalam keterangannya, Selasa (20/1).
InJourney menempuh proses transformasi menyeluruh dengan fokus utama pada penguatan fondasi anak usaha melalui integrasi aset, pembenahan tata kelola operasional dan manajerial, serta peningkatan mutu layanan dan pengalaman pelanggan.
Transformasi tersebut menghasilkan capaian strategis berupa profitabilitas grup secara keseluruhan. Keberhasilan ini dicapai melalui pendekatan kolaboratif berbasis semangat gotong royong, dengan dukungan sinergi yang erat bersama Pemerintah dan para pemangku kepentingan.
Beragam inisiatif strategis lintas portofolio terus dijalankan. Diantaranta transformasi bandara dan penguatan konektivitas udara, pengembangan destinasi budaya dan edukasi seperti Borobudur dan Taman Mini Indonesia Indah, pengembangan International Medical Tourism di KEK Sanur, hingga pengembangan destinasi unggulan seperti Mandalika dan Golo Mori.
Melalui Sarinah, InJourney juga secara konsisten membawa karya terbaik Indonesia ke panggung internasional. Rangkaian inisiatif tersebut berkontribusi langsung terhadap kinerja korporasi, yang tecermin dari posisi InJourney sebagai perusahaan ke-43 terbesar di Indonesia.
Capaian ini semakin menegaskan peran InJourney dalam menjadikan sektor aviasi dan pariwisata sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional. InJourney menjalankan peran ganda secara seimbang, yakni sebagai pencipta nilai (value creation) dan agen pembangunan (agent of development).
Memasuki tahun keempat perjalanannya, InJourney menegaskan komitmen keberlanjutan sebagai arah utama transformasi. Komisaris Utama InJourney, Iwan Setyawan, menjelaskan bahwa tema tersebut mencerminkan strategi holding dalam menghadirkan pengalaman pariwisata yang bernilai dan berkesan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Melalui integrasi ekosistem pariwisata nasional, InJourney mengorkestrasi atraksi, aksesibilitas, dan amenitas agar saling terhubung dan memperkuat satu sama lain. "Pariwisata tidak cukup hanya dikelola, tetapi harus dikaryakan. Karena berkarya adalah tentang menciptakan pengalaman, memberi makna, dan meninggalkan dampak. InJourney harus menjadi contoh bahwa pariwisata yang baik adalah pariwisata yang mengangkat martabat dan kesejahteraan masyarakat setempat," tutur Iwan.
Ia menambahkan bahwa pariwisata unggul harus tumbuh sejalan dengan komitmen kuat terhadap pelestarian alam dan budaya. Keberlanjutan, menurutnya, bukan sekadar pilihan, melainkan fondasi utama bagi masa depan pariwisata Indonesia.
Komitmen InJourney terhadap pariwisata berkelanjutan berangkat dari keyakinan bahwa keberhasilan bisnis jangka panjang hanya dapat dicapai apabila pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui visi 'Sustainable Tourism Economy and Creating Impact for Communities', InJourney membangun ekosistem aviasi dan pariwisata yang mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat komunitas lokal dan menjaga kelestarian lingkungan.
Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman, menegaskan bahwa keberlanjutan dan tanggung jawab dalam berbisnis merupakan fondasi utama transformasi pariwisata nasional. "Membangun infrastruktur adalah satu hal, tetapi membangun manusia adalah hal lain yang sama pentingnya. Program yang baik harus diiringi dengan kesiapan sumber daya manusia agar transformasi dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak jangka panjang," tegas Herdy.
Pariwisata Berkelanjutan
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
