Logo JawaPos
Author avatar - Image
16 Oktober 2025, 18.47 WIB

Profil Glenny Kairupan, Purnawirawan TNI Orang Dekat Prabowo yang jadi Dirut Garuda Indonesia

Glenny H. Kairupan, Direktur Utama Garuda Indonesia yang baru. (Istimewa) - Image

Glenny H. Kairupan, Direktur Utama Garuda Indonesia yang baru. (Istimewa)

JawaPos.com - Maskapai pelat merah Indonesia, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) resmi memiliki nakhoda baru.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Rabu (15/10), para pemegang saham menunjuk Glenny H. Kairupan sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia menggantikan Wamildan Tsani Panjaitan.

Sosok Glenny bukan nama asing di tubuh maskapai pelat merah tersebut. Sebelum dipercaya menjadi dirut, ia telah duduk sebagai Komisaris Garuda Indonesia dan dikenal memiliki pengalaman panjang di dunia korporasi, khususnya di bidang keuangan dan restrukturisasi perusahaan.

Lantas, siapa Glenny Kairupan yang kini resmi menjabat sebagai Direktur Utama baru Garuda Indonesia?

Pria kelahiran Manado, 11 Februari 1949 ini adalah purnawirawan TNI Angkatan Darat dengan rekam jejak panjang di dunia militer maupun politik. 

Glenny Kairupan tercatat sebagai lulusan AKABRI Darat angkatan 1973, satu angkatan dengan Presiden Prabowo Subianto dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Semasa taruna, Glenny dikenal dekat dengan Prabowo. Keduanya bahkan pernah tinggal di paviliun yang sama di Magelang dan berada dalam satu kompi.

Karir militernya dimulai setelah dilantik sebagai Letnan Dua Infanteri pada 1973. Ia sempat menempuh pendidikan di Lembaga Pendidikan Perhubungan Udara Curug dan menjadi pilot helikopter Penerbad. Glenny juga terlibat dalam operasi militer di Timor Timur pada 1976.

Beberapa posisi strategis pernah diemban, mulai dari Komandan Korem 073/Makutarama Salatiga, Asisten Intelijen Divisi Infanteri 1 Kostrad, hingga asisten atase pertahanan di Filipina.

Ia juga sempat menimba ilmu di Divisi Infanteri 25 Angkatan Darat Amerika Serikat di Hawaii pada 1980.

Usai reformasi, Glenny aktif di Dewan Penegakan Keamanan dan Sistem Hukum, serta menjadi bagian dari Satgas Panitia Penentuan Pendapat Timor Timur (P3TT) yang berkoordinasi dengan UNAMET menjelang referendum 1999.

Namun, ia menutup masa dinasnya pada 2004 dengan pangkat Mayor Jenderal, sebelum menerima kenaikan pangkat kehormatan Letnan Jenderal (Hor) dari Presiden Prabowo Subianto pada 10 Agustus 2025.

Tak berhenti di dunia militer, Glenny kemudian berkiprah di Partai Gerindra. Ia pernah menjabat Ketua DPD Gerindra Sulawesi Utara (2008–2016) dan kini duduk sebagai anggota Dewan Pembina DPP Gerindra.

Dinilai dekat dengan Prabowo, Glenny sempat berkiprah dalam Pilpres 2019 karena dipercaya sebagai Direktur Penggalangan BPN Prabowo–Sandiaga Uno. Selain aktif di politik, Glenny juga memiliki latar akademik kuat.

Glenny meraih gelar sarjana dari Universitas Suryadarma dan magister dari American World University. Ia menikah dengan Sri Ekasari Rachmadiarti pada 1980 dan dikaruniai seorang putri, Juwita Debbie Kairupan.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore