Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 November 2025, 21.27 WIB

Di FEKDI 2025, Menko Zulhas Singgung Digitalisasi Keuangan Sebagai Kunci Kedaulatan Pangan

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (tengah) didampingi Menteri Perdagangan Budi Santoso (kanan) dan Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti. (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (tengah) didampingi Menteri Perdagangan Budi Santoso (kanan) dan Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) hadir dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2025 yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia (BI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam kesempatan itu dia menyingung soal digitalisasi keuangan sebagai kunci kedaulatan pangan. 

Dalam keterangan resmi yang diterima oleh JawaPos.com pada Sabtu (1/11), Menko Zulhas menyampaikan apresiasi atas inisiatif Rupiah Digital berbasis Surat Berharga Negara (SBN) sebagai simbol kedaulatan ekonomi digital nasional Indonesia. 

”Rupiah Digital adalah kebanggaan Indonesia di era ekonomi baru,” ungkap Zulhas.

Khusus untuk urusan inflasi pangan, Zulhas menyatakan bahwa BI memiliki peran penting dalam pengendalian inflasi pangan. Khususnya pada komoditas cabai, bawang, dan ayam. Dia juga memberikan apresiasi kepada BI karena sudah melibatkan pondok pesantren (ponpes) dalam program pengendalian inflasi daerah. 

Lebih lanjut, Zulhas mendorong BI dan OJK memperluas digitalisasi warung sembako, Kopdes Merah Putih, dan UMKM pangan. Tujuannya agar pelaku usaha kecil semakin mudah mengakses pembiayaan inklusif. Dia pun menyoroti pentingnya dukungan QRIS lintas negara, terutama pada rencana pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi. Sehingga devisa jamaah haji tetap kembali ke Indonesia.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore