Logo JawaPos
Author avatar - Image
07 November 2025, 01.30 WIB

Bahlil Gugup, Salah Sebut Jabatan Menteri Prasetyo Hadi jadi Mendagri

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Tangkapan layar YouTube Setpres) - Image

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Tangkapan layar YouTube Setpres)

JawaPos.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengaku gugup usai salah menyebut jabatan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjadi Menteri Dalam Negeri atau Mendagri. Sebelumnya, ia juga menyampaikan mohon maaf karena salah menyebut nama. 

"Yang saya hormati Pak Seskab, Pak Teddy Indra Wijaya. Waduh saya salah ini, mohon maaf, yang saya hormati Menteri Dalam Negeri Pak Prasetyo Hadi. Bahaya, saya bisa kacau ini," kata Bahlil saat memberikan sambutan dalam Peresmian Pabrik New Ethylene Project PT Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Banten, Kamis (6/11). 

Secara cepat kemudian Bahlil menyebut jabatan yang benar dari Prasetyo Hadi, yakni sebagai Menteri Dalam Negeri. Selanjutnya, Bahlil kembali menyebutkan nama-nama pejabat yang hadir dalam acara peresmian tersebut. 

"Pak Mensesneg, Sekretaris Negara Bapak Prasetyo Hadi, Pak Menlu Bapak Sugiyono. Gugup ini saya," tambahnya. 

Sebelum menyapa Prasetyo, Bahlil menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto karena telah hadir dalam acara peresmian Pabrik New Ethylene Project PT Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Banten. 

Bahlil mengaku dirinya tidak menjanjikan bahwa Prabowo akan menghadiri secara langsung acara peresmian karena memang agenda Prabowo sangat padat. Namun ternyata beliau berkenan dan menyempatkan diri untuk meresmikan secara langsung. 

"Alhamdulillah tadi Bapak Presiden datang ke sini memakai heli, sebagai bentuk komitmen bahwa Indonesia tidak hanya membuka karpet merah kepada satu negara. Tapi pada semua negara, termasuk peluncuran Lotte Korea pada hari ini," ujar Bahlil. 

Lalu, ia melanjutkan dengan menyapa para pejabat yang hadir dalam acara peresmian tersebut. Salah satunya Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. 

"Ini ketua umum Golkar senior, pak. Jadi saya harus hormati, kalau enggak, bahaya saya," lanjutnya. 

Kemudian ia melanjutkan lagi dengan menyapa Menteri Investasi dan Hiliriasi, Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore