
Ilustrasi Bansos PKH dan BPNT cair. (Pexels)
JawaPos.com- Banyak keluarga penerima manfaat (KPM) bansos melaporkan bahwa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mereka tidak bisa digunakan untuk tarik tunai di ATM Himbara pada November 2025 di momen pencairan bantuan sosial akhir tahun 2025 seperti BPNT, PKH, hingga BLT Kesra.
Maka dari itu, penting bagi KPM untuk mengetahui cara mengecek penyebab kartu bermasalah agar proses pencairan bisa tetap berjalan lancar, sehingga dana yang diperoleh dari bansos dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan yang sesuai dengan peruntukannya.
KKS sendiri berfungsi sebagai kartu tabungan sekaligus alat transaksi untuk menerima bansos non-tunai dari pemerintah. Ketika kartu ini tidak bisa digunakan di ATM Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, atau BTN, biasanya ada gangguan teknis. Yaitu saldo tidak aktif atau ada masalah pada rekening. Pengecekan dini sangat membantu menghindari antrean panjang dan habiskan waktu harus bolak-balik ke bank.
Langkah pertama untuk mengecek KKS bermasalah adalah memastikan bahwa mesin ATM tidak sedang mengalami gangguan. Jika ATM menampilkan pesan error atau offline, coba gunakan ATM Himbara lainnya. Karena terkadang, masalah bukan pada kartu, tapi pada mesin atau jaringan.
Jika masih gagal, langkah berikutnya adalah dengan memeriksa status kartu melalui kantor e-warong atau melalui kantor cabang bank terdekat. Petugas biasanya dapat melakukan pengecekan dengan cepat terkait kondisi rekening dan status kartu apakah terjadi pemblokiran otomatis karena lama tidak digunakan.
Selain itu, KPM juga bisa mengecek status KKS melalui customer service bank Himbara. Caranya dengan menghubungi call center resmi bank penerbit KKS. Sampaikan nomor kartu dan keluhkan masalah yang muncul. Misalnya, 'kartu tidak bisa digunakan untuk tarik tunai' atau 'saldo tidak muncul.'
Untuk KKS BRI misalnya, pengecekan dapat dilakukan dengan mendatangi unit BRI Link atau kantor BRI. Petugas dapat mengecek apakah rekening KKS masih aktif, rusak, atau harus diganti dengan kartu baru. Jika kartunya rusak secara fisik, solusinya adalah dengan penggantian kartu tanpa harus mengubah nomor rekening.
Langkah lainnya, KPM sebaiknya melakukan pengecekan melalui Cek Bansos Kemensos. Meski aplikasi ini tidak menampilkan status kartu, tapi bisa menunjukkan apakah bansos sudah masuk ke rekening atau belum. Jika bantuan sudah tersalurkan tapi tidak bisa ditarik, hampir pasti masalah ada pada kartu atau rekening bank.
Selain itu, pastikan PIN KKS tidak salah input lebih dari tiga kali. Banyak KPM tidak sadar bahwa PIN mereka terkunci karena salah input. Jika PIN terblokir, kartu otomatis tidak bisa digunakan untuk tarik tunai maupun cek saldo.
Pada beberapa kasus, KKS tidak bisa digunakan karena rekening dianggap pasif atau tidak melakukan transaksi dalam waktu lama. Jika ini terjadi, bank biasanya meminta KPM melakukan aktivasi ulang melalui kantor cabang atau unit layanan terdekat.
Bila kartu terbaca tetapi saldo tidak muncul, ada kemungkinan dana belum benar-benar masuk meskipun status penyaluran sudah disalurkan. Dalam kondisi ini, KPM cukup menunggu beberapa jam atau pengecekan ulang pada hari berikutnya, karena dana bisa masuk secara bertahap.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
