Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 November 2025, 02.28 WIB

KUR 2026 Naik jadi Rp 320 Triliun, 65 Persennya Didorong untuk Sektor Produksi

Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman. (Nurul F/JawaPos.com) - Image

Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman. (Nurul F/JawaPos.com)

JawaPos.com - Pemerintah menaikkan target penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) pada tahun 2026 menjadi Rp 320 triliun, dari sebelumnya Rp 300 triliun pada tahun 2025. 

Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan kenaikan target KUR itu porsinya mayoritas sebanyak 65 persen akan diarahkan ke sektor produksi. 

Hal ini sebagaimana disampaikan Menteri Maman usai menghadiri Rapat Koordinasi Komite Kebijakan KUR yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (17/11).  

"Saya tadi mendapatkan target di 2026 sebesar Rp 320 triliun untuk didorong ke sektor UMKM. Lalu yang dialokasikan ke sektor produksi 65 persen. Jadi dapat penugasan dari komite naik sekitar 5 persen," kata Menteri Maman. 

Sementara itu, realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah mencapai Rp 238 triliun hingga November 2025. Angka itu tercatat 83 persen dari target Rp 286 triliun yang akan disalurkan pada tahun 2025. Dia membeberkan, dari realisasi tersebut pemerintah melalui bank himbara telah menyalurkan kepada 2,25 juta debitur baru atau sekitar 96 persen dari target sebanyak 2,34 juta debitur. 

Di sisi lain, untuk debitur graduasi atau para pelaku usaha yang naik tingkat dari mikro menjadi kecil, kecil menjadi menengah telah melampaui target mencapai 1,3 juta debitur. "Target ke saya 1,2 juta debitur graduasi. Alhamdulillah debitur graduasi melebihi target sebanyak 112 persen, yaitu sekitar 1,3 juta," beber Maman. 

Selanjutnya, Maman juga mengungkapkan bahwa dari plafon Rp 286 triliun sebanyak 60 persennya harus disalurkan ke sektor produksi. "Nah, ini yang pertama kali sepanjang sejarah program KUR berdiri, baru sekarang kita terealisasi, yaitu di angka 60,7 persen. Dari tahun 2020 nggak pernah sampai di 60 persen, 2021, 2022, 2023. Nah ini alhamdulillah di 2025 kita 60,7 persen. InsyaAllah di Desember akhir kita tercapai di 61 persen, akan naik lagi di 61 persen," tukasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore