Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 November 2025, 04.31 WIB

Gen Z & 1 Miliar Pertama: Mengulik Cara Menabung dan Investasi Tanpa Kehilangan Gaya Hidup Digital

Pipit Puspita membagikan tips investasi Gen Z: Raih 1 Miliar Pertama Tanpa Korbankan Gaya Hidup Digital. (Dok. JPLH)

JawaPos.com - Generasi Z tumbuh di era ketika teknologi digital menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari akses hiburan, belanja, hingga pengelolaan uang, semuanya dapat dilakukan hanya melalui layar ponsel.

Namun, kemudahan ini juga membawa tantangan baru dalam hal pengelolaan finansial, terutama ketika gaya hidup serba cepat bertemu dengan kebutuhan membangun investasi jangka panjang.

Salah satu tantangan terbesar Gen Z adalah menyeimbangkan dua hal yang tampaknya bertolak belakang yaitu, menikmati gaya hidup digital dan tetap disiplin dalam menata masa depan finansial.

Pengeluaran impulsif melalui aplikasi belanja online atau food delivery kerap terjadi tanpa disadari. Dalam kondisi seperti ini, kemampuan untuk menetapkan batas pengeluaran menjadi sangat penting.

Menurut VP Digital Savvy Segment Solution Bank Mandiri, Pipit Puspita, Gen Z memiliki keunggulan dalam hal adaptasi teknologi, tetapi tetap perlu mengatur ritme dalam pengeluaran.

“Gen Z itu cepat dalam beradaptasi dengan teknologi, tapi pengelolaan finansial tetap harus punya rem. Nikmati gaya hidup digital boleh, tapi jangan sampai lupa menyiapkan masa depan,” ujarnya dalam kelas bersama Jawa Pos Learning Hub, Senin (17/11/2025). 

Peran financial technology (fintech) pun tidak dapat dilepaskan dari dinamika finansial Gen Z. Aplikasi e-wallet, fitur tabungan otomatis, hingga platform investasi digital telah memudahkan mereka mengelola keuangan dengan cara yang lebih praktis. Fintech membuat aktivitas menabung terasa lebih ringan karena prosesnya cepat, transparan, dan mudah dijangkau hanya dengan ponsel.

Namun, penggunaan fintech juga memiliki sisi lain yang perlu diwaspadai. Banyak aplikasi menawarkan cashback, diskon, atau fitur pembayaran cepat yang dapat memicu perilaku konsumtif.

“Fintech itu ibarat dua sisi mata uang. Bisa sangat membantu Gen Z membangun kebiasaan menabung, tapi juga bisa bikin konsumtif kalau tidak dibarengi literasi keuangan yang kuat,” pungkasnya. 

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore