Logo JawaPos
Author avatar - Image
29 November 2025, 05.03 WIB

Tren Belanja Akhir Tahun Menguat: Brand Lokal Catat Lonjakan Penjualan Jelang 12.12

Group interview Tokopedia dan TikTok Shop jelang pesta belanja 12.12 di Jakarta, Jumat (28/11). (Rian Alfianto/JawaPos.com) - Image

Group interview Tokopedia dan TikTok Shop jelang pesta belanja 12.12 di Jakarta, Jumat (28/11). (Rian Alfianto/JawaPos.com)

JawaPos.com - Menjelang puncak musim belanja akhir tahun, aktivitas content-commerce di Indonesia kembali menunjukkan tren peningkatan. Menutup 2025, Tokopedia dan TikTok Shop by Tokopedia memulai rangkaian kampanye 12.12 yang diproyeksikan menjadi salah satu momen belanja terbesar jelang libur Natal dan Tahun Baru, seiring pergeseran perilaku konsumen yang semakin mengandalkan belanja digital.

Fenomena ini dibarengi meningkatnya transaksi di sejumlah kategori, terutama kecantikan dan perawatan tubuh, yang didorong oleh penggunaan konten, live shopping, dan interaksi kreator.

Dalam beberapa tahun terakhir, kampanye 12.12 kerap menjadi indikator kekuatan ekonomi digital Indonesia. Data internal sejumlah platform menunjukkan pola yang sama: konsumen cenderung memanfaatkan momentum akhir tahun untuk memenuhi kebutuhan pribadi hingga hadiah liburan.

Menurut External Communications Senior Lead Tokopedia & TikTok Shop, Rizky Juanita Azuz, tren tersebut kembali terlihat sejak November lalu.

“Kampanye akhir tahun menandai meningkatnya minat belanja masyarakat. Bagi brand lokal, momen ini menjadi ruang penting untuk memperluas jangkauan dan memahami kebutuhan konsumen yang semakin dinamis,” ujarnya di jumpa pers di Jakarta, Jumat (28/11).

Rizky mengatakan, pendekatan content-commerce terbukti mempercepat interaksi antara penjual dan pembeli, terutama melalui siaran langsung, konten kreator, dan aktivitas afiliasi dan kenaikan tren minat brand lokal.

“Konsumen Indonesia semakin percaya diri menggunakan produk lokal, terutama ketika kualitasnya bisa dibuktikan melalui ulasan, konten, dan pengalaman interaktif,” kata Ade.

Fenomena lain yang menonjol pada akhir 2025 adalah semakin banyaknya brand lokal yang mulai menembus pasar Asia Tenggara melalui ekosistem distribusi lintas negara. Misalnya Azarine kini beroperasi di Malaysia dan Vietnam, Amaterasun masuk Malaysia sejak Maret 2025 dan Hanasui telah menjangkau Malaysia dan Singapura sejak 2023.

Ekspansi ini tak lepas dari meningkatnya permintaan produk kecantikan Indonesia dan kemudahan yang disediakan platform untuk memahami karakter konsumen di tiap negara.

Rizky menyebut, dukungan analisis data real-time dan kolaborasi dengan TikTok Shop Partners (TSP) membantu brand lokal menyesuaikan strategi sebelum memasuki pasar baru.

Selain itu, momentum 12.12 diperkirakan akan mempertegas peran content-commerce sebagai salah satu pendorong utama konsumsi masyarakat. Selain kategori kecantikan, sejumlah sektor lain seperti fesyen, elektronik ringan, dan perlengkapan rumah tangga juga mulai menunjukkan kenaikan permintaan.

Menurut Ade Rachman, tren ini sekaligus menunjukkan meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap transaksi online.

“Kampanye besar akhir tahun bukan lagi sekadar ajang diskon, tetapi menjadi indikator seberapa kuat daya beli masyarakat dan kemampuan brand lokal memanfaatkan teknologi,” lanjutnya.

Sejumlah analis juga memprediksi tahun depan akan menjadi periode penting bagi ekosistem e-commerce Indonesia. Dengan semakin banyaknya brand lokal yang mampu masuk pasar regional, persaingan diperkirakan tidak hanya terjadi di dalam negeri, tetapi juga lintas negara.

Namun tantangan tetap ada, mulai dari standar produk, logistik lintas negara, hingga keberlanjutan strategi kreator. Bagi brand lokal, momentum 12.12 tahun ini menjadi tolok ukur awal menyongsong persaingan yang lebih ketat di 2026.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore