
Direktur Utama PT Pelni, Tri Andayani. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PT Pelni membuka peluang untuk memperluas layanan pengiriman bantuan bencana secara gratis dengan tujuan Provinsi Aceh. Adapun sebelumnya, pengiriman bantuan bencana gratis baru dibuka untuk tujuan Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Hal ini sejalan dengan PT Pelni yang sudah menerima surat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait dengan rencana pergantian personel untuk penanganan bencana di Sumatera.
"Tadi saya juga dapat surat dari Kapolri yang akan mengganti anggota yang bertugas di sana," kata Direktur Utama PT Pelni, Tri Andayani saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (8/12).
Meski begitu, ia memastikan akan lebih dulu melakukan diskusi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait dengan perluasan layanan pengiriman bantuan kemanusiaan secara gratis.
"Karena kami tidak bisa memutuskan sendiri, karena kan kapal-kapal kami ini kapal-kapal penugasan yang sudah berkontrak di awal tahun, sehingga kami harus berkoordinasi," jelas Anda.
Jika sudah di acc Kemenhub, kata Anda, pihaknya akan senang hati untuk melakukan perluasan layanan kemanusiaan ke Provinsi Aceh tersebut. Terlebih, saat ini pihaknya memiliki armada yang mumpuni.
Ia menyebut, dari 26 kapal yang dimiliki PT Pelni, tiga diantaranya sudah 3 in 1 karena bisa mengangkut penumpang dan juga memiliki Car Deck atau geladak kendaraan yang bisa mengangkut kendaraan mobil dan kontainer. Diantaranya, seperti KM Cermai, KM Dobon Solo, dan KM Egon.
"Kalau Car Deck itu kan bisa masuk eskavator-eskavator, kemudian mobil-mobil, entah mobil tentara, mobil polisi hingga ambulans," ujarnya.
Selain itu, Anda juga menyampaikan dengan fasilitas kontainer. Sejumlah kapal yang dimiliki Pelni bisa digunakan untuk pengiriman perlengkapan bencana lain. Mulai dari motor trail milik Polisi dan TNI hingga keperluan vaksin bagi para korban bencana di Aceh Tamiang yang terisolir.
"Dry container ini kan bisa diisi selimut-selimut, perlengkapan-perlengkapan lain, motor-motor trail untuk menembus jalan yang terisolir," jelas Anda.
"Yang lainnya, misalnya reefer container (peti kemas khusus) itu kan bisa diisi vaksin, obat-obatan gitu kan. Vaksin-vaksin bisa masuk ke situ, di samping makanan-makanan seperti daging, ikan yang memang yang memerlukan reefer container," tutupnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
