Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 Januari 2026, 23.57 WIB

Bapanas Jamin Harga Bahan Pangan Jelang Ramadhan Terkendali, Pedagang Dilarang Jual di Atas HET

Ilustrasi harga bahan pangan. (Istimewa) - Image

Ilustrasi harga bahan pangan. (Istimewa)

JawaPos.com – Pemerintah memastikan harga bahan pangan nasional tetap terkendali menjelang bulan suci Ramadhan.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan tidak ada toleransi bagi pedagang yang mematok harga bahan pangan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Penjualan (HAP), sesuai kesepakatan dengan para pelaku usaha pangan.

Kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta stabilitas harga bahan pangan nasional dijaga sebaik saat momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu.

Kondisi itu tercermin dari pantauan di Pasar Anyar Bogor, Sabtu (24/1) lalu. Ketersediaan bahan pangan pokok strategis terpantau aman, sementara harga di tingkat konsumen masih berada dalam batas wajar.

Salah satu pedagang, Ahmad Nasir, menyebut pasokan cabai masih rutin masuk ke pasar. Harga pun belum menunjukkan gejolak berarti.

“Cabai rawit sekitar Rp 45.000 per kilogram, cabai merah besar Rp 32.000 per kilogram, dan cabai keriting Rp 35.000 per kilogram. Pasokan masih lancar,” ujarnya.

Stabilitas juga terlihat pada komoditas protein hewani. Eja, pedagang daging sapi, mengatakan harga daging sapi merah berada di kisaran Rp 130.000 per kilogram.

Sementara itu, Hendar, pedagang ayam ras, menyebut harga ayam masih di level Rp 38.000 per kilogram dengan ketersediaan stok yang terjaga. “Permintaan masih normal, stok aman,” katanya.

Untuk beras, Toko Beras Budi Daya memastikan beras medium tersedia dengan harga Rp 13.000 per kilogram. Pedagang menegaskan distribusi berjalan lancar tanpa hambatan.

Dengan kondisi tersebut, harga seluruh komoditas pangan di Pasar Anyar relatif terkendali di tingkat konsumen.

Hal ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan menjelang Ramadan.

Sementara itu, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman yang juga menjabat Menteri Pertanian menekankan pentingnya menjaga harga pangan tetap berada dalam koridor HET dan HAP selama Ramadhan hingga Idul Fitri.

“Presiden kemarin senang di Nataru. Aku terima kasih. Ini Presiden kita sangat mengharapkan untuk menjaga harga pangan di bulan suci Ramadan. Kami minta satu minggu, sudah stabil. Berada pada level HAP dan HET,” ujar Amran dalam keterangannya, Minggu (25/1).

Ia juga menegaskan bahwa ada sanksi tegas bagi pelaku usaha yang melanggar ketentuan harga.

Dalam hal ini, jika ada pedagang yang menaikan harga di atas HET akan langsung ditindak oleh Satgas Pangan Polri.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore