
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Dok. Humas Kemenko Perekonomian)
JawaPos.com – Pemerintah memastikan tidak akan tinggal diam menyikapi gejolak pasar modal yang berujung pada trading halt dan pengunduran diri sejumlah pejabat strategis di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Adapun praktik spekulatif dan manipulatif alias saham gorengan menjadi sasaran utama penertiban.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk praktik yang merusak integritas pasar modal nasional. Menurutnya, manipulasi harga saham bukan hanya merugikan investor ritel, tetapi juga mencoreng kredibilitas Indonesia di mata global.
“Praktik manipulasi harga saham ini sangat merugikan. Bukan hanya bagi investor, tapi juga mencederai reputasi Indonesia di pasar keuangan global. Kalau dibiarkan, ini bisa menghambat arus investasi, termasuk Penanaman Modal Asing (FDI) yang sangat dibutuhkan untuk menopang pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” ujar Airlangga.
Ia menekankan, momentum pasca trading halt dan pengunduran diri pimpinan OJK-BEI harus menjadi titik balik pembenahan pasar modal secara menyeluruh. Pemerintah, kata Airlangga, akan memastikan penegakan hukum berjalan tegas dan konsisten.
“Karena itu, penegakan hukum akan dilakukan secara tegas. Bursa Efek Indonesia bersama aparat penegak hukum akan menindak setiap pelanggaran terhadap peraturan bursa, POJK, maupun peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan,” tegasnya.
Airlangga juga memastikan pemerintah berada di belakang aparat dan regulator untuk membersihkan praktik-praktik tidak sehat di pasar modal. Ia menegaskan, tidak akan ada perlindungan bagi pelaku pelanggaran, siapa pun pihaknya.
“Pemerintah mendukung penuh agar proses hukum berjalan tanpa pandang bulu dan tanpa intervensi. Ini penting untuk mengembalikan kepercayaan investor dan menjaga stabilitas pasar keuangan nasional,” tegasnya.
Pada saat yang sama, Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mengatakan pihaknya akan melakukan penguatan pengawasan dan penegakan hukum di pasar modal dengan segera memulai penyelidikan aksi goreng-menggoreng saham atau manipulasi pasar.
“Kami juga dalam penanganan hukum yang memberikan efek jera serta penguatan pengawasan market conduct termasuk kepada para influencer,” tutur Friderica Widyasari.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
