
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan awak media usai membahas kajian pencegahan korupsi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/1/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com – Presiden Prabowo Subianto secara khusus menginstruksikan percepatan reformasi integritas pasar modal guna menciptakan ekosistem investasi yang lebih transparan, likuid, dan berkelas dunia.
Hal ini sebagaimana disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menjelaskan arah kebijakan pemerintah terkait penataan pasar keuangan nasional pasca pengunduran diri para pejabat tinggi di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Menurut Airlangga, arahan Presiden mencakup reformasi struktural yang menyeluruh, termasuk demutualisasi bursa sebagai bagian dari modernisasi tata kelola pasar modal.
“Presiden menginstruksikan percepatan reformasi integritas pasar modal. Ini mencakup reformasi struktural melalui demutualisasi bursa, peningkatan likuiditas dengan menaikkan batas minimum free float menjadi 15 persen sesuai standar global, serta pengetatan aturan transparansi beneficial ownership dan kejelasan afiliasi pemegang saham,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Wisma Danantara, Jakarta, dikutip Minggu (1/2).
Langkah-langkah tersebut, lanjutnya, diarahkan untuk memperkuat kredibilitas pasar modal Indonesia agar sejajar dengan bursa modern internasional, sekaligus memberikan perlindungan yang lebih kuat bagi investor.
Di sisi lain, pemerintah memastikan stabilitas dan keberlanjutan pasar modal tetap terjaga. Presiden Prabowo telah menginstruksikan Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk memastikan seluruh kegiatan operasional bursa berjalan normal, termasuk dalam masa transisi kepemimpinan.
“Tidak boleh ada kekosongan kepemimpinan maupun pengawasan. Seluruh fungsi regulasi, aktivitas perdagangan, dan pengawasan harus tetap berjalan tanpa gangguan, sejalan dengan prinsip Good Corporate Governance dan praktik terbaik internasional,” jelas Airlangga.
Ia pun mengutip langsung pesan Presiden Prabowo Subianto kepada pelaku pasar dan investor. Salah satunya memastikan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan tangguh.
“Pesan Bapak Presiden untuk pasar modal, saya kutip, ‘Kepada para investor domestik, mitra internasional, dan seluruh rakyat Indonesia, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan tangguh. Pemerintah berdiri teguh di belakang pasar keuangan kita dan kami berkomitmen pada iklim investasi yang transparan, adil, dan berkelas dunia’,” pungkas Airlangga.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
