Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Februari 2026, 05.00 WIB

Bakti BCA Hadirkan Wajah Pemberdayaan di BCA Expoversary 2026

PT Bank Central Asia Tbk merayakan momentum ulang tahun ke-69 dengan menghadirkan BCA Expoversary 2026, sebuah ajang tahunan yang dipenuhi berbagai penawaran istimewa bagi nasabah. (Dimas Choirul)

JawaPos.com – BCA Expoversary 2026 tak hanya menjadi ajang untuk nasabah PT Bank Central Asia Tbk menikmati berbagai promo dan penawaran jelang puncakulang tahun perusahaan. Acara ini juga merupakan ruang bagi seluruh individu dan komunitas yang diberdayakan Bakti BCA memperlihatkan karya dan produk/layanannya kepada berbagai segmen nasabah.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F Haryn menjelaskan, Bakti BCA merupakan praktik Corporate Shared Value perusahaan untuk tumbuh bersama komunitas. Fokusnya bukan sekadar memberikan bantuan sesaat, melainkan perjalanan panjang membangun manusia, komunitas, hingga ekosistem yang berdaya. 

“Istilahnya journey, dari membangun individunya, lalu komunitas, sampai ekosistem,” ujar Hera kepada wartawan, Jumat (6/2).

Pendekatan CSV BCA diterjemahkan dalam lima pilar Bakti BCA. Pada ranah individu, BCA menempatkan pendidikan dan kesehatan sebagai fondasi utama. Dua pilar ini merupakan prasyarat dasar agar manusia Indonesia memiliki daya saing dan peluang berkembang.

Pada ranah komunitas pengembangan desa wisata dan lingkungan menjadi fokus. Hingga kini, BCA membina 28 desa wisata di berbagai daerah. Salah satunya, Desa Wisata Tebara di Praijing, Sumba, yang baru saja meraih pengakuan sebagai desa wisata terbaik di Asia Tenggara.

Pengunjung BCA Expoversary dapat menyaksikan atraksi budaya, permainan tradisional, hingga cerita tentang kehidupan masyarakat Tebara yang secara langsung hadir di pameran.“Kami ingin pengunjung merasakan langsung experience-nya,” kata Hera. 

Bakti BCA juga menaruh perhatian besar pada UMKM selaku tulang punggung ekonomi nasional. BCA memberi ruang bagi pelaku UMKM binaan di BCA Expoversary untuk memperluas akses pasar sekaligus membangun kepercayaan diri.

Salah satu program Bakti BCA untuk UMKM adalah sertifikasi halal gratis. Hingga 2025 lalu, sekitar 2.000 UMKM telah memperoleh sertifikat halal melalui program Bakti BCA. Hasil evaluasi menunjukkan dampak langsung sertifikasi terhadap peningkatan penjualan dan perluasan pasar UMKM.

Selain itu, BCA mendorong UMKM naik kelas melalui program BCA Go Export. Memanfaatkan jejaring mitra dalam dan luar negeri, pelaku usaha dibimbing memahami standar ekspor hingga kesiapan produk agar mampu menembus pasar internasional.

“Targetnya jelas, penjualan dan pendapatan mereka naik,” ujar Hera.

Di sisi pembiayaan, BCA secara konsisten memperkuat dukungan terhadap sektor UMKM. Kredit UMKM menempati porsi hampir 20 persen dari total pembiayaan, sementara kredit berkelanjutan—termasuk green financing—mencapai sekitar 25 persen. Angka ini mencerminkan keberpihakan BCA terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Bakti BCA tidak hanya berbicara soal bantuan finansial. Pendekatan yang digunakan juga berbasis kebutuhan. Setiap komunitas diperlakukan berbeda, disesuaikan dengan karakter, budaya, dan potensi lokal.

Salah satunya melalui Pelatihan Wastra Warna Alam. Tiana, perwakilan kelompok penenun binaan Bakti BCA asal Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, menjadi contohnya. Dia datang ke BCA Expoversary 2026 membawa kain tenun berbahan pewarna alami yang seluruh prosesnya dikerjakanmanual. Akar kayu hingga tumbuhan lokal digunakan sebagai sumber warna kain tersebut, menjadikan setiap lembar kain memiliki karakter khas. 

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore