
Direktur Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman, di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (3/10). (ANTARA)
JawaPos.com – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan baru akan mengupayakan ketersediaan stok BBM Research Octane Number (RON) atau tingkat oktan 95 untuk SPBU swasta setelah persoalan kekosongan stok RON 92 telah selesai. Hal ini sebagaimana disampaikan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Laode Sulaeman usai menghadiri Rapat Pembahasan Kuota Impor SPBU Swasta di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta Selatan, Selasa (7/10).
"Kan, yang RON 92 dulu kita beresin. Yang paling banyak yang beli motor dan lain-lain kan itu dulu," ujar Laode Sulaeman.
Menurutnya, secara teknis penyediaan BBM dengan kadar oktan lebih tinggi bukanlah hal yang sulit. Pihaknya memastikan BBM RON 95 dapat disiapkan melalui kilang-kilang yang ada di Tanah Air.
"Sebenarnya RON itu dari kilang bisa disiapkan. Bukan hal yang sulit," imbuhnya.
Lebih lanjut, Laode menyebut hingga saat ini PT Pertamina (Persero) telah melakukan lelang pasokan BBM kepada tiga badan usaha pengelola SPBU swasta. Dia menjanjikan, setelah distribusi dan ketersediaan RON 92 di SPBU swasta stabil, pemerintah baru akan menindaklanjuti penyediaan RON 95.
"Kalau yang dilelangkan oleh Pertamina ke tiga badan usaha (SPBU swasta) itu sudah jalan. Kita tinggal cari misalnya tadi ada isu (RON) 95 yang kurang. Nah itu kita carikan," pungkas Laode.
Sebelumnya, Komisi XII DPR RI mengungkapkan bahwa Pertamina tak menyediakan produk Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan jenis oktan RON 95 di tengah kelangkaan yang dialami oleh seluruh SPBU swasta di Tanah Air. Anggota Komisi XII DPR Yulian Gunhar menyampaikan hal tersebut menjadi anomali dari kebijakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di saat seluruh SPBU swasta diwajibkan membeli bahan bakar dasar dari Pertamina untuk stok hingga akhir tahun ini.
"Swasta diwajibkan beli base fuel ke Pertamina, padahal SPBU swasta menjual 3 jenis bensin (Ron 92, 95 dan 98). Sedangkan Pertamina sendiri hanya bisa menyediakan Ron 92 dan 98," ujar Gunhar dalam keterangannya belum lama ini.
Atas kebijakan itu, kata dia, maka tidak heran jika hingga saat ini SPBU swasta kebingungan mencari pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dengan RON 95. "Saat ini BBM jenis Ron 95, Pertamina hanya tersedia di 119 SPBU, untuk wilayah Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur," ungkapnya.
Di sisi lain, pemerintah mengklaim telah menambah kuota impor BBM pada SPBU swasta untuk 2025. Bahkan, kuota yang diajukan oleh SPBU swasta dinilai telah melampaui kebijakan yang diatur pemerintah mencapai 110 persen.
Namun hingga saat ini, SPBU swasta di tanah air dari Shell hingga Bp - AKR mengalami kekosongan stok mulai dari jenis BBM berkadar oktan 92 hingga 95. Tetapi Pertamina yang masih memiliki kuota impor BBM hanya menyediakan RON 92 dan 98 saja.
Sumber foto: Nurul Fitriana/JawaPos.com
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
