Logo JawaPos
Author avatar - Image
16 Oktober 2025, 19.36 WIB

Industri Hulu Migas Merupakan Tulang Punggung Ekonomi Jadi Tema Lomba Karya Jurnalistik

PRODUKSI MINYAK: Pompa angguk menjadi alat utama dalam produksi minyak mentah dari sumur minyak di PT PHR WK Rokan.

JawaPos.com - Industri minyak dan gas bumi (migas) kini digadang-gadang menjadi pilar utama untuk ketahanan energi. Beragam upaya pemerintah dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) untuk meningkatkan produksi energi untuk masa mendatang. 

Mendorong inovasi untuk pilar energi ini, SKK Migas menggelar Lomba Karya Jurnalistik Hulu Migas 2025. Lomba yang diperuntukkan bagi insan pers itu mengusung tema Industri Migas: Pilar Ketahanan Energi. 

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Heru Setyadi mengatakan, situasi industri hulu migas saat ini yang menjadi salah satu prioritas dalam program asta cita Presiden Prabowo Subianto. Ketahanan energi merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan nasional.

Dalam konteks itu, industri hulu migas memainkan peran strategis sebagai pilar utama ketahanan energi Indonesia. “Melalui Lomba Karya Jurnalistik Hulu Migas 2025 kami mengajak para jurnalis untuk menggali, menulis, dan menyebarkan informasi yang berimbang mengenai peran vital sektor hulu migas dalam menjaga ketersediaan energi, stabilitas ekonomi," ujar Heru Setyadi di Jakarta, Rabu (15/10). 

Heru menambahkan, peran media sangat penting untuk menghadirkan narasi yang akurat dan konstruktif mengenai dinamika industri hulu migas. Melalui karya jurnalistik yang berbasis data, mendalam, dan inspiratif, jurnalis dapat memperkuat literasi energi masyarakat yang akhirnya dapat mendukung pengelolaan sumber daya energi nasional yang akuntabel. 

“Industri hulu migas bukan hanya menghasilkan energi, tetapi juga menjadi tulang punggung ekonomi, membuka lapangan kerja, dan memperkuat daya saing nasional," bebernya.

Salah satu dewan juri dari lomba jurnalistik ini adalah Rinto Pudyantoro, pakar energi dari Universitas Pertamina. Dia menekankan pentingnya pemahaman mendalam tentang kebijakan dan dinamika energi global dalam menulis isu-isu migas.  

"Transisi energi bukan hanya soal teknologi, tapi juga soal kebijakan dan kesiapan sosial-ekonomi. Jurnalis memiliki peran strategis dalam membangun literasi publik agar transisi ini berjalan seimbang dan berkelanjutan,” ujarnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore