Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 November 2025, 03.39 WIB

Dirut PPN Bantah Isu Pertalite Dicampur Etanol, Tegaskan Bukan Penyebab Motor Brebet di Jatim

Dirut Pertamina Patra Niaga Bantah Isu Pertalite Dicampur Etanol, Tegaskan Bukan Penyebab Motor Brebet di Jatim. (Novia Herawati/JawaPos.com) - Image

Dirut Pertamina Patra Niaga Bantah Isu Pertalite Dicampur Etanol, Tegaskan Bukan Penyebab Motor Brebet di Jatim. (Novia Herawati/JawaPos.com)

JawaPos.com - Pertamina Patra Niaga tegas membantah isu yang menyebut fenomena motor tiba-tiba mogok atau brebet di Jawa Timur, disebabkan oleh campuran etanol sebanyak 10 persen (E10) pada BBM jenis Pertalite. 

Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra dalam konferensi pers di SPBU Pertamina 51.601.65, Jalan Raya Jemursari, Wonocolo, Surabaya. 

"Apakah saat ini, pertalite mengandung etanol? saya tegaskan tidak. Jadi saat ini, pertalite tidak mengandung etanol (dan bukan menjadi penyebab motor brebet di Jatim)," tutur Mars Ega, Jumat (31/10).

Begitu pula dengan warna bensin Pertalite yang beredar luas di media sosial. Banyak warganet yang menyebut BBM dengan Research Octane Number (RON) 90 itu lebih keruh dari sebelumnya. 

"Jadi warna BBM itu tidak menjadi standar spesifikasi, pertalite kan hijau. Tetapi yang penting itu kejernihannya, clear and bright. Warna hijau tua, hijau muda, itu hanya untuk memudahkan jenis BBM," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Mars Ega menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian terhadap isu ini. Pertamina juga bergerak cepat menyisir hampir 300 SPBU di wilayah pantura Jatim.

Mulai dari Kabupaten Tuban, Lamongan, Gresik, Bojonegoro, Malang, hingga Kota Surabaya. Pemeriksaan BBM ini dilakukan bersama Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas).

"Kami menyadari ini semua adalah bentuk perhatian dan kecintaan masyarakat kepada kami, Pertamina, agar terus melakukan perbaikan dan berbenah menjadi lebih baik," tutur Mars Ega.

Sebagai tindak lanjut, Pertamina Patra Niaga membuka 17 posko pengaduan di sejumlah daerah di Jawa Timur, di antaranya  Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Bojonegoro, Tuban, dan Kediri

"Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan laporan di luar wilayah posko, bisa ke SPBU tempat pembelian BBM terakhir, menghubungi Pertamina Contact Center 135, email maupun DM media sosial,” pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore