Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 November 2025, 05.30 WIB

Jamin Kualitas BBM Terjaga, Pertamina Patra Niaga Sudah Tangani 57 Persen Kasus Motor Brebet di Jatim

Ilustrasi mekanik yang sedang memperbaiki kendaraan sepeda motor masyarakat yang brebet. (Dokumentasi Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus) - Image

Ilustrasi mekanik yang sedang memperbaiki kendaraan sepeda motor masyarakat yang brebet. (Dokumentasi Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus)

JawaPos.com - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) fokus menangani laporan masyarakat soal mesin kendaraan yang tiba-tiba mogok atau brebet setelah mengisi BBM.

Fenomena ini marak terjadi di wilayah distribusi Jawa Timur. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan hingga Senin (3/11), tercatat ada 800 laporan masuk. 

"Dari 800 laporan, sebanyak 462 keluhan sudah selesai ditangani oleh Pertamina Patra Niaga. Artinya penyelesaian sudah mencapai 5,7 persen, dengan pemberian kompensasi terukur dan sesuai prosedur," tutur Ahad, Senin (3/11).

Pertamina Patra Niaga akan memberikan kompensasi bagi pelanggan yang motornya brebet setelah isi BBM, dengan catatan menunjukkan bukti perbaikan yang telah divalidasi oleh bengkel mitra Pertamina. 

"Kompensasi (biaya ganti rugi perbaikan motor brebet) akan diberikan kepada pelanggan yang terdampak setelah proses pemeriksaan dan validasi dari bengkel mitra selesai dilakukan," sambungnya. 

Secara khusus, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan masyarakat terkait kendala pada mesin kendaraan, setelah mengisi BBM jenis Pertalite.

“Prioritas utama kami adalah menjamin keamanan suplai serta mutu produk Bahan Bakar Minyak yang diterima masyarakat sesuai dengan regulasi yang berlaku," beber Ahad Rahedi. 

Ia memastikan setiap tahapan distribusi BBM oleh Pertamina sudah dilakukan berdasarkan standar yang ditetapkan untuk memastikan kualitas produk tetap terjaga dengan mengedepankan aspek 

"Pertamina memastikan seluruh produk yang disalurkan telah melalui proses pengawasan ketat, mulai dari terminal pengirim hingga lembaga penyalur resmi, sehingga kebutuhan energi masyarakat tak terganggu," ucapnya. 

Sebagai bentuk keterbukaan layanan publik, Pertamina membuka layanan posko dan bengkel kerjasama. Layanan ini diperpanjang hingga Senin, 10 November 2025 atau menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. 

"Agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku dan untuk update layanan bengkel dapat dilakukan pengecekan pada kanal media sosial Pertamina di @patraniaga.jatimbalinus," pungkas Ahad.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore