Logo JawaPos
Author avatar - Image
23 November 2025, 02.12 WIB

Jejak Kolaborasi di Kaki Ulubelu: Saat Energi Panas Bumi Bertemu Harapan Anak Tanggamus

Kolaborasi lintas sektor di halaman depan kantor Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Ulubelu. (Pertamina) - Image

Kolaborasi lintas sektor di halaman depan kantor Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Ulubelu. (Pertamina)

 
JawaPos.com - Pagi itu, langit Ulubelu memantulkan warna biru yang jernih, sementara embusan angin dari perbukitan membawa aroma tanah basah dan dedaunan muda. Di halaman depan kantor Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Ulubelu, berdiri sekelompok orang dari berbagai latar belakang—para pekerja energi panas bumi, pegiat sosial, hingga pendamping masyarakat.
 
Mereka berpose bersama, sebagian membuat gestur hati dengan tangan. Kebersamaan yang tampak sederhana ini sesungguhnya menandai arah baru kolaborasi untuk masa depan anak-anak Tanggamus.
 
Suasana berubah lebih hangat ketika rombongan Save the Children Indonesia tiba. Bukan sekadar kunjungan seremonial, dialog hari itu menjadi ruang berbagi cerita, strategi, dan gagasan tentang bagaimana energi—baik energi panas bumi maupun energi sosial—dapat mendorong perubahan yang nyata. Di balik senyum dan percakapan ringan, ada semangat sama-sama ingin membangun ekosistem keluarga dan pendidikan yang lebih kuat.
 
“Pertukaran wawasan dengan Save the Children menjadi ruang penting untuk memperluas cara pandang kami tentang pembangunan komunitas, mulai dari isu keluarga, pendidikan, hingga lingkungan. Kami berharap seluruh upaya pemberdayaan yang dilakukan PGE, khususnya di Ulubelu, dapat memberikan manfaat yang lebih signifikan dan berkelanjutan,” ujar Pjs. General Manager PGE Area Ulubelu, Rawan Mirza, membuka dialog itu dengan optimisme.
 
Di ruang diskusi, Save the Children memaparkan Program KREASI (Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia), sebuah inisiatif yang selama ini berjalan di delapan kabupaten di empat provinsi, termasuk Tanggamus. Fokusnya jelas: memperkuat literasi, numerasi, dan pendidikan karakter anak usia TK hingga SD, sekaligus membangun ekosistem pendidikan yang sehat dan mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh. Bagi Ulubelu yang sebagian wilayahnya berada di pedalaman, program ini menjadi angin segar.
 
Sesi berikutnya menyoroti program-program sosial PGE Area Ulubelu. Para peserta kunjungan diajak menengok langsung bagaimana perusahaan energi ini menanam investasi sosial yang tak kalah penting dari investasi teknisnya. Salah satunya adalah Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), inisiatif yang menyasar peningkatan kompetensi pengasuh, edukasi pola asuh dan pangan sehat, hingga pemantauan tumbuh kembang anak.
 
Program ini dirancang agar keluarga mendapatkan pendampingan yang menyeluruh—mulai dari edukasi hingga layanan rujukan—demi menciptakan lingkungan tumbuh yang aman dan suportif bagi setiap anak.
 
Di lokasi lain, rombongan menyaksikan bagaimana penguatan ekonomi lokal tumbuh melalui berbagai kelompok usaha. Mulai dari KUPS Margo Rukun Bestari, yang bergerak dalam budidaya lokal, hingga Kopi Beloe Klasik dan kelompok tani hutan KTH Pelangi Senja, yang memberdayakan masyarakat melalui hasil alam Ulubelu. Semua berjalan berdampingan dengan upaya melestarikan lingkungan.
 
Puncak kunjungan ditutup di Taman Kehati (Keanekaragaman Hayati) Pekon Ngarip, area hijau yang dikelola bersama masyarakat sebagai ruang edukasi dan konservasi. Di bawah naungan net shading dan rimbun bibit tanaman hutan, suasana terasa teduh dan penuh harapan. Di tempat inilah masa depan lingkungan dan masyarakat Ulubelu mungkin sedang dirawat sejak akar-akarnya.
 
Kolaborasi antara PGE Area Ulubelu dan Save the Children tampak seperti dua dunia berbeda yang bertemu—energi dan sosial—namun keduanya menyatu dalam keyakinan bahwa pembangunan berkelanjutan tak hanya soal listrik yang menyala, tetapi juga tentang keluarga yang kuat, anak yang terlindungi, masyarakat yang mandiri, serta alam yang tetap lestari.
 
Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore