Utusan Khusus Presiden RI Prabowo Subianto Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo di Climate Week NYC 2025. (Istimewa)
JawaPos.com – Indonesian Petroleum Association (IPA) menegaskan fokus strategisnya untuk membantu Pemerintah Indonesia memperkuat ketahanan energi dan mendorong peningkatan produksi minyak dan gas bumi dalam negeri.
Untuk mendukung pencapaian target produksi nasional, IPA menetapkan empat prioritas utama: kepastian hukum dan penghormatan terhadap kontrak, percepatan eksplorasi, peningkatan kemudahan berusaha, serta dukungan terhadap revisi Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas).
“Dengan berfokus pada empat area tersebut, IPA berkomitmen untuk bekerja sama dengan Pemerintah guna memastikan industri hulu minyak dan gas bumi terus memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan energi nasional,” ujar Presiden IPA 2026, Kathy Wu, dalam Rapat Umum Tahunan Anggota IPA di Jakarta, Rabu (10/12).
IPA menekankan bahwa kepastian hukum dan penghormatan terhadap kontrak merupakan pondasi penting untuk memperkuat kepercayaan investor. Hal ini sejalan dengan langkah advokasi IPA yang terus mendorong masuknya investasi baru ke sektor hulu migas Indonesia.
Di sisi lain, percepatan eksplorasi dinilai sebagai elemen penting dalam mengejar target produksi yang ditetapkan Pemerintah.
“Kami berharap lebih banyak wilayah kerja yang dapat ditawarkan kepada investor dengan proses dan persetujuan untuk PSC baru yang dapat dipercepat, serta adanya kepastian yang lebih besar terkait perpanjangan kontrak PSC,” tambahnya.
IPA juga memberi perhatian pada peningkatan kemudahan berusaha, termasuk penyederhanaan perizinan dan optimalisasi koordinasi antar-kementerian. IPA menyambut positif hadirnya PP Nomor 28 Tahun 2025 tentang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, yang menghadirkan mekanisme Service Level Agreement sebagai langkah maju dalam mempermudah iklim usaha di Indonesia.
Selain itu, IPA menyatakan dukungan penuhnya kepada Kementerian ESDM dan Komisi VII DPR RI dalam proses revisi UU Migas. Perubahan regulasi tersebut dinilai krusial untuk memperkuat daya saing sektor migas Indonesia di tingkat global.
Dalam kesempatan yang sama, IPA mengumumkan bahwa Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hidup, Hashim Djojohadikusumo, akan bergabung sebagai anggota Dewan Pengawas IPA untuk periode 2026.
IPA menyampaikan apresiasi tinggi atas kesediaan Hashim memberikan arahan strategis serta pengalaman panjang di industri, yang diharapkan dapat memperkuat kontribusi anggota IPA dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.
Tak hanya itu, RUA juga menetapkan susunan Dewan Pengurus IPA untuk periode 2026, diantaranya adalah Kathy Wu sebagai presiden, Ronald Gunawan dan Wade Floyd sebagai wakil presiden, Yuzaini Md Yusof sebagai sekretaris, dan Kevin S. Moore sebagai bendahara.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
