Logo JawaPos
Author avatar - Image
22 Desember 2025, 04.14 WIB

PLN Cek Kesiapan SPKLU dari Lampung–Surabaya, Antisipasi Lonjakan Pengguna EV saat Libur Nataru

Pengecekan kesiapan SPKLU di jalur mudik Lampung-Surabaya jelang libur Nataru 2025/2026. (PLN) - Image

Pengecekan kesiapan SPKLU di jalur mudik Lampung-Surabaya jelang libur Nataru 2025/2026. (PLN)

JawaPos.com – PLN baru saja menggelar turing untuk mengecek kesiapan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) menjelang puncak perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Langkah bertajuk PLN Mobile Eventure 2025 itu dilaklukan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang akhir tahun.

Pengecekan dilakukan pada SPKLU di jalur-jalur strategis mudik dan destinasi wisata mulai dari Lampung hingga Surabaya, Jawa Timur.

Executive Vice President Pengembangan Produk Niaga PLN Ririn Rachmawardini menjelaskan bahwa perjalanan ini berlangsung selama empat hari penuh.

Agenda utamanya adalah mengecek kesiapan SPKLU di rest area dan kota-kota yang diproyeksikan menjadi tujuan utama pengguna kendaraan listrik saat libur Nataru.

“Kami mengecek kondisi SPKLU di setiap rest area maupun kota besar yang berpotensi menjadi tujuan mobilisasi pengguna EV di libur Natal dan Tahun Baru,” ujar Ririn.

Dalam EVenture ini, PLN melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Mulai dari kementerian teknis, asosiasi pengguna kendaraan listrik, mitra ATPM, komunitas EV, hingga unit-unit internal PLN.

“Tujuan kami adalah meng-inline-kan program. Kesiapan siaga Nataru dari PLN harus sejalan dengan perhatian dan kewenangan masing-masing kementerian, baik dari sisi teknis, jarak tempuh, hingga infrastruktur pendukung,” kata Ririn.

Di tempat yang sama, Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto mengatakan, pihaknya membawa lebih dari sepuluh kendaraan listrik dalam satu rombongan.

Sehingga PLN dapat memetakan kondisi riil antrean, waktu tunggu, dan respons sistem SPKLU.

“Ketika kita mampir bersama-sama ke satu SPKLU, kita bisa melihat antreannya seperti apa. Dari situ kita bisa simpulkan, apakah perlu penambahan unit atau penguatan backup. Ini penting agar mudik Nataru dengan kendaraan listrik bisa benar-benar nyaman,” ujar Adi

Adi juga menyoroti potensi lonjakan pengguna kendaraan listrik pada Nataru kali ini, seiring semakin banyaknya model EV baru di pasar.

Menurutnya, momen libur akhir tahun sering menjadi ajang pertama masyarakat mencoba perjalanan jarak jauh dengan kendaraan listrik.

Dari perjalanan EVenture, PLN menerima beragam masukan. Tidak hanya soal performa teknis SPKLU, tetapi juga aspek nonteknis seperti informasi kepada pengguna.

Perbedaan karakteristik kendaraan listrik, mulai dari kapasitas baterai hingga tipe charger, menuntut edukasi yang lebih jelas kepada masyarakat. Minimnya informasi berpotensi memicu penumpukan di satu titik pengisian.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore