Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 Desember 2025, 23.23 WIB

Tanggapan dr. Richard Lee Usai Dihujat Netizen Dianggap Jualan Produk Berkedok Donasi

dr. Richard Lee./Instagram Richard Lee - Image

dr. Richard Lee./Instagram Richard Lee

JawaPos.com - Dokter Richard Lee sempat mendapat hujatan dari netizen karena dianggap menjual produk kecantikan miliknya dengan kedok donasi untuk korban bencana alam yang terjadi di Sumatera. 

Atas hujatan yang muncul, Richard Lee mengaku merenung dan melakukan introspeksi sejanak apakah tindakannyaa ini salah atau tidak. Richard lee juga meminta timnya untuk turut memikirkan apakah ada yang salah atau ada tindakan tidak etis telah dilakukannya.

"Setelah aku mendengar dari tim dan dari istriku juga, aku nggak merasa salah sedikit pun atas apa yang kita lakukan. Ini juga sering dilakukan oleh brand-brand besar lain. Di luar negeri juga sering," kata Richard Lee

"Misalnya setiap kali penjualan 10 persen-nya disumbangkan ke yayasan kanker. Beberapa dari hasil penjualan akan kita sumbangkan ke korban di Palestina,dll. Sebenarnya semua brand besar sudah biasa melakukan itu," imbuhnya.

Richard Lee menduga, langkahnya mejual produk untuk tujuan membantu warga Sumatera yang terdampak banjir dan longsor dianggap salah karena musibah atau bencana alam ini cukup sensitif bagi banyak orang karena bersinggungan langsung dengan nyawa manusia. 

"Tapi sebenarna setiap dari kita punya cara membantu yang berbeda-beda. Ada yang membantu dengan menggalang dana. Kayak kemarin kan Ferry Irwandi bantu dari galang dana. Denny Sumargo juga menggalang dana, misalnya seperti itu ya. Ada juga yang membantu dari usahaya sendiri, dari perusahaan dia,"imbuhnya.
 
Richard Lee yang memiliki perusahaan dan mengeluarkan produk di bidang kecantikan merasa tergerak untuk memberikan bantuan buat para korban banjir dan longsor di Sumatera dengan cara mengajak orang-orang berdonasi lewat pembelian produk.

"Setiap orang bisa bantu beda-beda caranya. Tapi yang penting kan apa yang dilakukan ini adalah membantu untuk korban. Saya bukan konten kreator berbagi, jadi saya nggak ke sana, "ungkapnya. 

Terlepas dari aksinya yang sempat menuai pro dan kontra, dia mengaku ingin sekali datang ke Sumatera bersama timnya, termasuk istri dan anak-anaknya.

Bukan sekadar ingin memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan, Richard Lee juga ingin memberikan pendidikan dan pengajaran secara langsung kepada anak-anaknya tentang kepedulian pada sesama dan pentingnya berempati.Namun, dia tidak tahu apakah keinginannya tersebut bisa diwujudkan atau tidak mengingat jadwalnya sudah sangat padat di bulan ini.

"Tapi jadwalku benar-benar sudah full sampai akhir tahun ini," kata Richard Lee.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore