Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 November 2025, 22.40 WIB

BNI Salurkan KUR Hampir Rp 1 Triliun bagi Pekerja Migran Indonesia

Direktur Operations BNI Ronny Venir menyampaikan penyaluran KUR untuk PMI di Jakarta, Senin (10/11). (Muhtamimah/Jawa Pos) - Image

Direktur Operations BNI Ronny Venir menyampaikan penyaluran KUR untuk PMI di Jakarta, Senin (10/11). (Muhtamimah/Jawa Pos)

JawaPos.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat perannya dalam mendukung kesejahteraan dan kemandirian ekonomi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Hingga akhir Oktober 2025, BNI mencatat total kumulatif penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk PMI mencapai Rp 936,5 miliar. Dana tersebut disalurkan kepada 50.022 debitur sejak program dimulai pada 2015.

Direktur Operations BNI Ronny Venir menyebut, jumlah KUR yang sudah disalurkan kepada PMI selama 2025 hampir menembus Rp 1 triliun. Ini menjadi bukti komitmen BNI terhadap pemberdayaan PMI di berbagai negara.

"KUR untuk PMI ini maksimal Rp 100 juta dengan tenor tiga tahun. Sampai 2025 sudah tersalurkan kepada lebih dari 50 ribu PMI. Mudah-mudahan ke depan, seiring dengan fokus pemerintah terhadap PMI, kami bisa membantu lebih banyak lagi," kata Ronny di Jakarta, Senin (10/11).

Sebagai bank milik negara yang memiliki jaringan global, BNI saat ini memiliki delapan kantor cabang luar negeri (KCLN) yang tersebar di New York, London, Singapura, Seoul, Tokyo, Amsterdam, Sydney, dan Hongkong. Untuk sementara, BNI akan mengoptimalkan cabang yang sudah ada.

"Tahun ini belum ada rencana buka cabang baru, tapi kalau nanti ada potensi bagus di negara lain, tentu akan kami pertimbangkan," tutur Ronny.

Selain menyalurkan pembiayaan, BNI juga aktif melakukan edukasi dan literasi keuangan bagi PMI. Salah satu langkahnya adalah melalui sosialisasi di sejumlah negara penempatan, seperti Hongkong dan Tokyo. Kegiatan ini tidak hanya fokus pada investasi dan pengelolaan keuangan, tetapi juga perlindungan data pribadi.

"Kami edukasi agar PMI lebih waspada terhadap penipuan digital. Jangan mudah memberikan OTP, tidak harus mengganti password secara rutin, dan gunakan fitur keamanan seperti fingerprint atau face recognition. Tujuannya agar data pribadi mereka tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," terang Ronny.

BNI juga menyediakan berbagai fasilitas kredit bagi PMI, seperti kredit untuk diaspora dan BNI Wirausaha. Bank pelat merah ini mendorong PMI untuk menjadi pelaku usaha baru yang berdaya saing.

"Kita berharap mereka sudah mulai merintis usaha di sini melalui keluarganya. Sehingga ketika kontrak mereka sudah selesai, usahanya tidak benar-benar baru," imbuhnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore