Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan sambutannya saat pembukaan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 di JIExpo, Jakarta, Rabu (08/10/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo memastikan bahwa implementasi penyederhanaan nominal mata uang atau redenominasi Rupiah dari Rp 1.000 menjadi Rp 1 membutuhkan waktu 6 tahun sejak Undang-Undang (UU) terkait disahkan oleh DPR RI.
"Perlu kurang lebih lima sampai enam tahun dari sejak undang-undang diberlakukan sampai kemudian selesai," kata Perry dalam Rapat Kerja dengan Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Jakarta, dikutip Selasa (18/11).
Meski begitu, Perry memastikan fokus BI dalam waktu dekat adalah untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. "Jadi, fokus kami sekarang, yuk kita jaga stabilitas dan dorong pertumbuhan ekonomi dulu," jelas Perry.
Lebih lanjut, Perry menyampaikan bahwa redenominasi rupiah yang akan dilakukan oleh BI bukan berarti pemotongan nilai mata uang atau senering.
Melainkan, kata dia hanya melakukan penyederhanaan nilai mata uang dengan mengurangi jumlah nol tanpa mengubah nilai riil atau daya beli uang tersebut. "Setelah undang-undangnya jelas, kemudian transparansi harganya jelas, kemudian nanti ada, redenominasi itu bukan senering (pemotongan),” lanjut Perry.
Dia juga menyampaikan ada empat tahapan bagi BI untuk akhirnya bisa menerapkan redenominasi rupiah. Pertama, memiliki kedudukan hukum yang jelas dalam hal ini Undang-Undang (UU) yang telah disetujui oleh DPR RI.
Kedua, peraturan mengenai transparansi harga. Ketiga, BI juga harus mempersiapkan juga desain dan pencetakan uang. Keempat, yaitu mempersiapkan redenominasi secara paralel dengan seluruh sistem.
"Bagaimana uang lama sama uang baru itu harus berjalan beriringan dengan sama-sama," pungkas Perry.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
