
Pengunjung berfoto di depan layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (21/10/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com- Emiten properti PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp2,64 triliun hingga Kuartal III 2025 di tengah tekanan pasar properti nasional. Penjualan properti dan kontribusi bisnis mal tetap menjadi penopang utama pendapatan perusahaan.
Capaian pendapatan usaha ini terkoreksi 4,7% dibandingkan periode yang sama tahun yang tercatat sebesar Rp2,77 triliun. Sementara itu, pendapatan berulang dari sektor perhotelan dan mal sebesar Rp988,8 miliar, turun 13,3% dari Rp1,14 triliun.
Corporate Secretary APLN Justini Omas menjelaskan, Perusahaan terus menjalankan strategi adaptif dan mendorong efisiensi di berbagai lini bisnis. Berbagai langkah penting dilakukan untuk menjaga penjualan properti tetap bertumbuh ditengah kondisi ekonomi yang melambat dan daya beli yang menurun.
“Di tengah tekanan yang dialami pasar properti nasional, kinerja APLN tetap berada pada level yang solid dengan minat konsumen yang terus terjaga terhadap produk hunian kami. Bisnis mall dan hotel juga memberikan pendapatan berulang yang tetap positif,” jelas Justini dalam keterangan resminya pada Rabu (26/11).
Kinerja perusahaan pada tahun ini mengalami koreksi tipis akibat penjualan hotel Pullman Ciawi Vimala Hills pada akhir tahun 2024. Namun demikian, penjualan aset dengan value tinggi tersebut mampu memperkuat fundamental bisnis perusahaan, terutama dengan adanya percepatan pelunasan utang. Sehingga beban bunga APLN pada di Kuartal III-2025 turun hampir 38% menjadi sebesar Rp311,37 miliar dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp502,55 miliar.
Menurut Justini, marketing sales APLN hingga September 2025 tercatat Rp1,24 triliun. Kontribusi terbesar tetap berasal dari segmen rumah tapak, yang menunjukkan daya serap kuat melalui proyek-proyek seperti Podomoro Park Bandung, Bukit Podomoro Jakarta, dan Podomoro Golf View. Permintaan terhadap hunian tapak juga terus bergerak positif seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan ruang tinggal yang lebih fungsional, nyaman, dan dan bernilai investasi jangka panjang.
“Untuk menyesuaikan kondisi daya beli masyarakat yang melemah, APLN menerapkan strategi penjualan yang lebih adaptif. Salah satunya dengan menghadirkan unit-unit rumah yang berukuran lebih compact sehingga harganya lebih terjangkau tanpa mengurangi kualitas dan value kawasan,” ujar Justini.
Memasuki Kuartal IV 2025, Perusahaan menyampaikan optimismenya bahwa penjualan dan pendapatan usaha akan tumbuh positif dibandingkan kuartal sebelumnya. Momentum perayaan Natal dan liburan akhir tahun akan menjadi sumber utama pendapatan berulang, baik dari sektor perhotelan maupun pusat perbelanjaan.
Berbagai stimulus yang diberikan pemerintah ke sektor riil diharapkan mampu menciptakan keyakinan konsumen untuk melakukan transaksi maupun investasi di sektor properti. Apalagi pemerintah memiliki komitmen dan dukungan penuh terhadap bangkitnya sektor properti yang selama bertahun-tahun terbukti menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Kami percaya dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah, baik dalam bentuk stimulus pajak maupun suku bunga rendah, hingga akhir tahun penjualan properti masih berpeluang tumbuh. Kami juga optimis momentum Natal dan liburan akhir tahun akan memberikan dampak positif bagi bisnis mal dan hotel milik APLN di berbagai kota di Indonesia,” tutup Justini.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
