
Smartphone Samsung Galaxy Z Flip7 saat dipakai untuk membuat konten dibantu teknologi AI Gemini. (RianAlfianto/JawaPos.com).
JawaPos.com - Tren smartphone lipat kembali naik daun dalam dua tahun terakhir. Bukan sekadar soal gaya futuristik, tapi karena bentuknya yang fleksibel memberi pengalaman baru dalam berkreasi, terutama bagi para kreator konten dan generasi muda yang gemar berekspresi lewat visual.
Jika dulu ponsel lipat identik dengan nostalgia dan desain unik, kini perangkat ini berevolusi menjadi 'statement gadget' atau simbol gaya hidup digital yang menggabungkan fungsi, kepraktisan, dan kreativitas.
Fleksibilitas layar yang bisa dilipat dua arah memungkinkan pengguna menjelajahi berbagai sudut pemotretan tanpa repot tripod, sementara AI kini hadir untuk mempermudah semua proses di baliknya.
Dan di antara banyaknya ponsel lipat di pasaran, Samsung masih paling menonjol, misalnya dengan Galaxy Z Flip7. Menonjol bukan karena desainnya saja, tapi karena satu hal: integrasi Gemini AI yang membuat pengalaman ngonten terasa lebih manusiawi, intuitif, dan menyenangkan.
Melalui kombinasi desain lipat ikonik dan kecerdasan buatan generatif, Galaxy Z Flip7 menjadi lebih dari sekadar perangkat premium, pengalaman JawaPos.com mencoba smartphone ini bisa dibilang epic, berikut tiga poin keunggulan Samsung Galaxy Z Flip7.
Kamu pernah kehabisan ide pas mau bikin konten? Kini, layar depan Galaxy Z Flip7 bukan cuma untuk notifikasi atau selfie cepat. Lewat Gemini Live on Coverscreen, kamu bisa langsung meminta inspirasi tanpa perlu membuka perangkat.
Cukup ucapkan atau ketik prompt seperti:
“Kasih ide lokasi nostalgia di Jakarta buat konsep ‘Hug My Younger Self’.”
Gemini akan memberikan rekomendasi lokasi, tone warna, hingga konsep foto yang sesuai suasana hatimu, semuanya langsung muncul di layar depan. Fitur ini membuat proses kreatif lebih cepat dan spontan, ideal buat kamu yang sering terinspirasi di momen tak terduga.
Angle yang tepat bisa mengubah foto biasa menjadi karya penuh emosi. Melalui Gemini Live with Camera, Galaxy Z Flip7 kini berfungsi layaknya sutradara pribadi di balik lensa.
Saat kamu mencoba tren Hug My Younger Self, cukup arahkan kamera ke foto masa kecilmu dan beri perintah seperti:
“Pose apa yang cocok agar terlihat seperti sedang memeluk versi kecil saya?”
Gemini akan menganalisis frame dan memberi saran secara real-time. Dikombinasikan dengan FlexCam, kamu bisa menempatkan ponsel di meja, pagar, atau lantai tanpa tripod, lalu biarkan AI membimbing untuk hasil foto dengan komposisi natural dan emosional.
Bagian paling menarik dari tren 'Hug My Younger Self' adalah ketika dua versi dirimu, masa lalu dan masa kini, bersatu dalam satu frame. Melalui Gemini Nano Banana, Galaxy Z Flip7 menghadirkan AI generatif yang mampu menggabungkan dua foto menjadi satu visual realistis dan menyentuh.
Kamu cukup pilih dua gambar di galeri dan beri prompt seperti:
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
