
Tampilan iQOO Z10R. (Istimewa)
JawaPos.com - iQOO Indonesia tengah menyiapkan kehadiran produk handphone ketiganya dari lini Z Series pada bulan Oktober ini.
Berdasarkan sejumlah sumber serta unggahan di akun media sosial resmi iQOO Indonesia, perangkat terbaru dari Z Series tersebut akan menargetkan pasar kelas menengah dengan menawarkan performa tinggi.
Menariknya, iQOO Z Series generasi ketiga ini akan dibekali chipset Dimensity 7360-Turbo, menjadikannya ponsel pertama iQOO yang ditenagai oleh prosesor dari Mediatek.
“Aspek performa memang menjadi keunggulan tersendiri dari semua smartphone iQOO. Kami memiliki tantangan tersendiri di mana tidak hanya sekedar menggunakan spesifikasi andalan. Tetapi bagaimana bisa mengeluarkan performa terbaik dari setiap komponen yang ada,” kata Janardana Indratama selaku Product Manager iQOO Indonesia dalam keterangannya.
“Selain itu fitur dukungan lain seperti daya baterai, teknologi pengisian daya, kapasitas penyimpanan, dan harga akan menjadi faktor besar bagi para konsumen yang tidak lepas dari perhatian kami,” lanjutnya.
Berdasarkan unggahan terbaru di akun media sosial resminya, iQOO Indonesia akan meluncurkan produk ketiga dari lini Z Series pada 23 Oktober 2025.
Dalam unggahan tersebut, terlihat tampilan belakang smartphone baru ini disertai dengan berbagai komentar antusias dari pengguna yang menantikan kehadiran chipset Mediatek.
Sementara itu, pada Juni 2025, iQOO merilis iQOO Z10, yang hadir dengan baterai berkapasitas terbesar di Indonesia, yakni 7300 mAh.
Tak hanya unggul dalam ketahanan daya, perangkat ini juga menawarkan performa andal berkat penggunaan chipset Snapdragon 7s Gen 3.
Peluncuran tersebut kemudian dilanjutkan dengan kehadiran iQOO Z10 Lite pada Agustus 2025, yang membawa layar AMOLED 120 Hz, baterai 6000 mAh, fitur bypass charging premium, serta ketahanan tinggi dengan sertifikasi IP68 dan IP69.
Melihat rekam jejak dua pendahulunya, generasi terbaru iQOO Z Series diprediksi akan semakin menegaskan reputasinya sebagai smartphone berperforma tinggi melalui penggunaan chipset Dimensity 7360-Turbo.
Hasil pengujian sintetis nantinya akan menunjukkan seberapa baik optimalisasi yang dilakukan tim iQOO terhadap perangkat pertama mereka yang menggunakan chipset Mediatek tersebut.
Chip ini sendiri mengusung arsitektur dan konfigurasi serupa dengan Dimensity 7300, yang kini banyak digunakan pada smartphone di kisaran harga Rp3-4 juta.
Meski performa menjadi ciri khas utama iQOO, pengguna juga dapat menantikan peningkatan pada sektor baterai, layar, kemampuan AI, kualitas kamera, serta fitur pendukung lainnya.
Sebagai informasi, pasar Rusia dan India telah lebih dahulu mendapatkan peluncuran iQOO Z10R 5G. Namun mengingat adanya perbedaan spesifikasi, konsumen di Indonesia masih perlu menunggu pengumuman resmi dari iQOO Indonesia terkait detail spesifikasi dan varian yang akan tersedia.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
