Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 Januari 2026, 07.10 WIB

Petugas Haji Indonesia Mulai Jalani Pelatihan 3 Pekan, Persiapan Layani Jamaah Haji Indonesia

Irjen Kementerian Haji dan Umrah Mayjen TNI Purn Dendi Suryadi menjelaskan pelatihan yang dijalani petugas haji Indonesia, Sabtu (10/1/2026) di Asrama Haji Pondok Gede Jaktim. (Bayu Putra/JawaPos.com) - Image

Irjen Kementerian Haji dan Umrah Mayjen TNI Purn Dendi Suryadi menjelaskan pelatihan yang dijalani petugas haji Indonesia, Sabtu (10/1/2026) di Asrama Haji Pondok Gede Jaktim. (Bayu Putra/JawaPos.com)

JawaPos.com – Lebih dari 1.000 Petugas Haji Indonesia, yakni Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mulai mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur, Sabtu (10/1).

Selama tiga pekan, para petugas haji itu akan menjalani pelatihan sebagai petugas untuk memastikan mereka siap melayani sekitar 203 ribu jamaah haji reguler Indonesia selama berada di tanah suci.

Irjen Kementerian Haji dan Umrah Mayjen TNI Purn Dendi Suryadi menjelaskan, diklat kali ini bertujuan menghadirkan petugas haji yang lebih profesional dan berintegritas.

Ada empat sasaran yang harus dicapai. Pertama, fisik yang kuat. ”Ibadah Haji itu 90 persennya ibadah fisik, sehingga petugasnya harus lebih kuat daripada jamaah,” terangnya usai geladi resik pembukaan Diklat PPIH Arab Saudi, Sabtu (10/1).

Kedua, menciptakan petugas bermental pelayan yang tangguh. Karena mereka direkrut untuk melayani para tamu Allah.   

Kemudian, para petugas ditargetkan punya pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni pada tugas dan fungsinya (tusi) masing-masing. Sedangkan yang terakhir adalah bonding alias persatuan.

Dendi menuturkan, pada pekan pertama, pihaknya akan fokus menggembleng fisik dan disiplin PPIH lewat olahraga dan metode pelatihan baris berbaris (PBB).

”PBB itu metode yang bagus untuk melatih orang terbiasa mendengarkan instruksi dan melaksanakannya,” lanjut Dendi.

Setelah itu, barulah para PPIH mendalami tugas dan fungsinya masing-masing. Baik di layanan pelindungan jamaah, konsumsi, akomodasi, lansia, dan layanan lainnya.

Para PPIH Arab Saudi ini direkrut dari seluruh Indonesia, di mana pendaftar yang lolos tahap awal mencapai sekitar 5.000 orang.

Kini, mereka digembleng selama tiga pekan untuk memastikan para tamu Allah dari Indonesia terlayani dengan baik selama berada di tanah suci.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore