Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 Februari 2026, 05.11 WIB

Kemenhaj: Kartel Haji Mulai Masuk Media Sosial, Giring Opini hingga Adu Domba

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah Ichsan Marsha. (Instagram @kemenhaj.ri) - Image

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah Ichsan Marsha. (Instagram @kemenhaj.ri)

JawaPos.com – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengklaim pergerakan kartel haji kian masif beberapa waktu belakangan. Salah satunya lewat penggiringan opini di media sosial.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha melalui akun Instagram @kemenhaj.ri, Kamis (5/2). Dia menjelaskan, upaya Kemenhaj memberantas kartel haji memang masih belum tuntas.

Meski tidak menunjuk hidung secara langsung, Ichsan menyebut bahwa jaringan kartel haji saat ini sudah mulai bermain di media sosial. ”Ada upaya-upaya penggiringan opini, bahkan pembunuhan karakter. Ada upaya adu domba,” terangnya.

Dia mencontohkan adanya upaya adu domba Wakil menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak dengan Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia Anwar Abbas.

Padahal, menurut Ichsan hubungan Dahnil dengan Anwar Abbas begitu baik. ”Karena ada oknum-oknum di dalamnya yang betul-betul ingin menggunakan banyak hal untuk mereduksi perjuangan kita memberantas Kartel Haji,” lanjutnya.

Contoh lainnya, tutur Ichsan adalah yang dilakukan oknum yang mengaku mewakili salah satu syarikah.

Sejak awal, oknum tersebut tidak hanya mendaftar, namun juga berupaya berkomunikasi dengan Kemenhaj agar syarikahnya bisa ikut terlibat pada pelaksanaan haji tahun ini.

Selama proses seleksi, oknum tersebut terus berupaya berkomunikasi. Namun, di tahap akhir, syarikahnya tidak lolos.

”Saat tidak lolos, muncul nih, dia datang ke Kementerian Haji bukan secara personal, tapi bawa massa unjuk rasa. Dan justru menyampaikan narasi yang menggiring bahwa ada monopoli dan juga dugaan korupsi,” jelas Ichsan.

Oknum tersebut juga menuding bahwa Kemenhaj merupakan mafia haji. Karena itu, Ichsan meminta dukungan publik agar pihaknya bisa segera memberantas praktik kartel haji.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore