Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 Februari 2026, 16.53 WIB

6 Persiapan Menyambut Datangnya Bulan Ramadhan: Simak, Hal-hal Penting namun Sering Terlupakan!

Ilustrasi persiapan di bulan Ramadhan. (Freepik/RDNE Stock project) - Image

Ilustrasi persiapan di bulan Ramadhan. (Freepik/RDNE Stock project)

JawaPos.com - Bulan Ramadhan merupakan tamu agung yang selalu dinantikan kehadirannya oleh umat Islam di seluruh dunia. 

Setiap tahun, bulan Ramadhan yang penuh ampunan dan keberkahan ini, akan hadir sebagai momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT. 

Sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur'an pada Surah Al-Baqarah ayat 183, puasa Ramadhan diwajibkan agar manusia menjadi pribadi yang bertakwa. 

Karena itu, menyambut Ramadhan tidak seharusnya dilakukan secara biasa-biasa saja.

Meski banyak orang fokus pada persiapan fisik seperti stok bahan makanan atau menu sahur dan berbuka, tetapi beberapa orang juga lupa bahwa persiapan spiritual justru jauh lebih utama. 

Tanpa persiapan mental dan rohani yang matang, Ramadhan bisa berlalu begitu saja tanpa perubahan berarti dalam diri. 

Padahal, bulan Ramadhan ini adalah kesempatan emas yang belum tentu bisa kita temui kembali di tahun berikutnya.

Mempersiapkan diri menyambut Ramadhan berarti menata niat, memperbaiki hubungan dengan sesama, hingga mulai membiasakan diri dengan amalan-amalan sunnah. 

Persiapan yang dilakukan sejak jauh-jauh hari, akan membantu kita menjalani puasa dengan lebih ringan, khusyuk, dan penuh makna. 

Seperti dilansir dari Nu Online, inilah enam persiapan penting menyambut datangnya bulan Ramadhan, baik dari sisi spiritual, mental, maupun kebiasaan sehari-hari. 

Dengan langkah yang tepat, Ramadhan tahun ini bisa menjadi titik balik terbaik dalam perjalanan hidup dan keimanan Anda. Simak!

Inilah beberapa sikap terpuji para ulama saleh terdahulu dalam menyambut bulan suci Ramadhan yang pantas kita diteladani.

 1. Sambut Ramadhan dengan Suka Cita

Menyambut Ramadhan dengan kegembiraan dan kebahagiaan. Yahya bin Abi Katsir meriwayatkan bahwa orang-orang salaf terdahulu selalu mengucapkan doa:  

 اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبَ وَ شَعْبَانَ وَ بَلِغْنَا رَمَضَانَ  

Artinya: Ya Allah berkahi kami di bulan Rajab dan Sya'ban, dan sampaikan (usia) kami berjumpa Ramadhan. Seolah mereka juga memohon: Ya Allah sampaikanlah aku dengan selamat ke Ramadhan, selamatkan Ramadhan untukku dan selamatkan aku hingga selesai Ramadhan. 

2. Kembali Memahami Makna Ramadhan 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore